PT Berau Coal Raih Piagam Penghargaan Karhutla, Setor Rp120 Juta ke BPBD

PT Berau Coal Raih Piagam Penghargaan Karhutla, Setor Rp120 Juta ke BPBD

BULETINENERGI.COM — PT Berau Coal menerima piagam penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Berau atas keterlibatan aktif menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut. Penghargaan diserahkan bertepatan dengan puncak HUT ke-73 Kabupaten Berau di Lapangan Pemuda, Selasa (15/9/2026). Selain mengerahkan personel dan logistik, perusahaan tambang batu bara itu bersama sejumlah mitra kerja menyetor dana Rp120 juta untuk mendukung operasional tim di lapangan.

Selain mengerahkan personel dan logistik, perusahaan tambang batu bara itu bersama sejumlah mitra kerja menyetor dana Rp120 juta untuk mendukung operasional tim di lapangan. Dana tersebut diserahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau.

Bentuk Dukungan di Lapangan

Keterlibatan PT Berau Coal dijalankan lewat Emergency Response Group (ERG) yang bergabung dengan tim gabungan lintas unsur. Tim ini mendukung pemantauan, penanganan di lokasi kebakaran, dukungan logistik, hingga koordinasi respons kejadian karhutla.

Upaya pencegahan juga dilakukan melalui sosialisasi kepada warga bersama BPBD. Perusahaan turut memasang spanduk imbauan pencegahan karhutla di sejumlah titik.

Emergency Response & Safety Services Department Head PT Berau Coal, Andi Henry Achmad, menyebut penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas sinergi banyak pihak. "Penghargaan ini menjadi apresiasi atas sinergi berbagai pihak dalam upaya penanganan karhutla di Kabupaten Berau," ujarnya.

Andi juga berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Berau, BPBD, Damkar, Polri-TNI, PMI Berau, dan masyarakat. Apresiasi serupa disampaikan kepada mitra kerja yang aktif mendukung, di antaranya PT PAMA, PT BUMA, PT KDC, PT BAR, PT FAD, PT MTN, PT MTL, PT PMJ, dan PT PSG.

Permintaan Dunia Usaha dari Rapat Koordinasi

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Berau, Masyhadi Mundi, menjelaskan keterlibatan sektor swasta merupakan tindak lanjut rapat koordinasi pada 14 Agustus 2026. Dalam rapat itu, dunia usaha diminta memberi dukungan penanganan karhutla.

"Berau Coal kami apresiasi karena memberikan dukungan dalam penanganan karhutla," jelas Masyhadi. Ia menegaskan penerima penghargaan adalah perwakilan, sementara apresiasi sebenarnya ditujukan kepada seluruh unsur yang terlibat.

Pesan Bupati Berau

Bupati Berau Sri Juniarsih menegaskan penanganan karhutla butuh keterlibatan banyak pihak. Menurutnya, kolaborasi jadi kunci meminimalkan dampak kebakaran terhadap lingkungan dan masyarakat.

"Apresiasi kami sampaikan kepada seluruh satuan tugas," ujarnya. Ia juga menyoroti dukungan TNI-Polri, BPBD, perusahaan swasta, dan pihak lain yang terlibat. "Termasuk Berau Coal atas kerja sama dan kepeduliannya," katanya.

Sri Juniarsih mengingatkan warga meningkatkan kewaspadaan selama musim rawan karhutla. Warga diminta tidak melakukan aktivitas pembakaran yang berpotensi memicu dan memperluas kebakaran.

Penghargaan ini menegaskan posisi perusahaan tambang sebagai bagian dari rantai respons bencana di daerah operasinya. Kolaborasi lintas sektor dinilai menentukan kecepatan penanganan karhutla di Kabupaten Berau.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index