Atasi Susah Tidur Ini 5 Teknik Meditasi Tidur demi Istirahat Nyenyak

Atasi Susah Tidur Ini 5 Teknik Meditasi Tidur demi Istirahat Nyenyak
Ilustrasi Susah Tidur.

JAKARTA - Meditasi tidur merupakan salah satu metode untuk merelaksasikan tubuh sebelum beristirahat. Tujuannya yakni melepaskan beban pikiran yang mengganggu sekaligus meredakan ketegangan fisik.

Dengan melatih fokus berpindah dari pikiran menuju sensasi tubuh, seseorang berpeluang melihat peningkatan kemampuan untuk terlelap serta menjaga tidur tetap nyenyak. Meditasi ini hadir dalam berbagai jenis sesuai kebutuhan relaksasi di penghujung hari.

Teknik pertama yaitu body scan atau pemindaian tubuh. Proses ini melibatkan pengalihan perhatian menuju sensasi fisik dari ujung kepala hingga kaki, seperti merasakan beban, ketegangan, kesemutan, suhu, dan kekakuan, lalu melepasnya secara perlahan lewat helaan napas.

Teknik kedua melibatkan latihan pernapasan. Dalam sesi meditasi terpandu ini, seseorang diajak menghitung setiap tarikan serta hembusan napas guna memperlambat ritme tubuh dan memberi sinyal bahwa waktu beristirahat telah tiba.

Teknik ketiga yakni visualisasi. Metode ini memandu pikiran membayangkan pemandangan yang menenangkan hingga mencapai kondisi relaks layaknya hipnosis, atau membiarkan pikiran lalu-lalang bagaikan awan yang melayang di angkasa.

Teknik keempat berfokus pada rasa syukur. Praktik ini mengajak seseorang untuk mengapresiasi diri, merefleksikan peristiwa sepanjang hari, serta mengambil pelajaran berharga dari setiap tantangan yang sudah dihadapi.

Teknik kelima yaitu grounding. Metode ini mengarahkan kesadaran penuh pada momen saat ini melalui perhatian yang berkelanjutan, yang terkadang dikombinasikan dengan pembacaan bait puisi sebagai panduan fokus.

Ketika berbaring pada malam hari, seseorang kerap terdistraksi oleh pikiran menekan yang memicu kecemasan. Meditasi tidur terpandu membantu mengembalikan kesadaran ke momen terkini sekaligus mengaktifkan sistem saraf parasimpatik untuk menurunkan detak jantung.

Berdasarkan data American Sleep Association, sekitar 30 persen orang dewasa menderita insomnia jangka pendek, dan 10 persen mengalami kendala tidur kronis. Selain itu, sepertiga orang dewasa tercatat tidur kurang dari tujuh jam per malam.

Sebuah penelitian pada 2015 mengindikasikan bahwa meditasi kesadaran (mindfulness) lebih efektif mendongkrak kualitas tidur dibandingkan intervensi sleep hygiene biasa pada 49 orang dewasa lanjut usia, sekaligus mampu menurunkan tingkat kelelahan dan depresi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index