Pertamina Naikkan Harga Pertamax Turbo dan Dexlite per 1 September

Pertamina Naikkan Harga Pertamax Turbo dan Dexlite per 1 September

BULETINENERGI.COM — PT Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga jual tiga jenis bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi. Produk yang terdampak adalah Pertamax Turbo (RON 98), Dexlite, dan Pertamina Dex. Kenaikan terbesar terjadi pada Pertamina Dex, yaitu Rp4.050 per liter, dari Rp21.150 menjadi Rp25.200.

Kebijakan ini langsung berlaku pada Selasa, 1 September 2026. Pertamina memastikan penyesuaian dilakukan berdasarkan formula yang ditetapkan pemerintah, bukan keputusan sepihak.

Rincian Harga Baru per 1 September 2026

Berikut daftar harga terbaru untuk masing-masing produk:

  • Pertamax Turbo (RON 98): naik dari Rp18.300 menjadi Rp19.600 per liter.
  • Dexlite: naik dari Rp19.700 menjadi Rp23.700 per liter, atau bertambah Rp4.000.
  • Pertamina Dex: naik dari Rp21.150 menjadi Rp25.200 per liter, bertambah Rp4.050.

Kenaikan ini otomatis mempengaruhi biaya operasional kendaraan yang menggunakan bahan bakar tersebut. Konsumen yang biasa mengisi penuh tangki Pertamax Turbo, misalnya, perlu menyiapkan tambahan anggaran sekitar Rp1.300 per liter.

Apa Alasan Pertamina Menyesuaikan Harga?

Menurut Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, penyesuaian harga mengacu pada formula pemerintah yang mempertimbangkan beberapa indikator. Faktor utama adalah pergerakan harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, pajak, serta daya beli masyarakat pengguna BBM non-subsidi.

“Penyesuaian harga dilakukan hanya sebagian produk BBM Non Subsidi yaitu Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite, sedangkan produk BBM Non Subsidi lainnya seperti Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tidak mengalami penyesuaian harga. Hal ini dilakukan dengan memperhatikan keekonomian, daya beli dan kondisi sosial masyarakat,” jelas Kitty.

Produk yang Tidak Ikut Naik

Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tetap pada harga sebelumnya. Pertamina menilai dua produk tersebut masih masuk kategori yang perlu dijaga stabilitas harganya, meski biaya produksi dan distribusi bisa berbeda.

Kitty menambahkan, kenaikan harga ini tidak mengubah komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas produk dan layanan. Pertamina justru mengimbau masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan dan memilih produk yang cocok dengan spesifikasi kendaraan. Langkah ini dimaksudkan agar penggunaan BBM tepat sasaran dan tidak boros.

Cara Cek Harga Terbaru dan Informasi Lain

Konsumen bisa memantau harga terkini melalui Pusat Panggilan Pertamina di nomor 135 atau situs resmi pertaminapatraniaga.com di menu “Harga Terbaru BBM”. Pertamina juga mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap informasi harga yang tidak bersumber dari kanal resmi.

Penyesuaian harga BBM non-subsidi ini merupakan bagian dari mekanisme pasar yang berjalan dinamis. Dengan adanya perubahan ini, pengguna diharapkan dapat merencanakan pengeluaran energi bulanan mereka lebih cermat.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index