Kemendikdasmen Imbau SPNF Segera Daftarkan Peserta TKA Paket C di 2026

Kemendikdasmen Imbau SPNF Segera Daftarkan Peserta TKA Paket C di 2026
Peserta didik pendidikan kesetaraan PKBM Ruman Aceh mengikuti geladi tes kemampuan akademik di Banda Aceh.

JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan imbauan kepada Satuan Pendidikan Non-Formal (SPNF) untuk terus menggencarkan sosialisasi serta tidak menunda proses pendaftaran peserta didik yang ingin mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) Paket C.

Direktur Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Informal Kemendikdasmen, I Gusti Made Ardana, mengajak seluruh pihak SPNF yang memiliki siswa memenuhi syarat agar segera merampungkan proses pendaftaran supaya tidak terjadi penumpukan data di akhir masa pendaftaran.

“Saya berharap Bapak-Ibu semuanya, mohon pendaftaran jangan ditunda-tunda nanti terakhir, karena kalau terakhir itu biasanya susah untuk masuk ke sistem,” kata I Gusti Made Ardana dalam webinar bertajuk Bergerak Bersama Sukseskan TKA Paket C di Jakarta Pusat, Rabu.

Menurutnya, percepatan langkah pendaftaran sangat penting agar SPNF memiliki ruang waktu yang cukup dalam mempersiapkan para siswa. Selain itu, langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi hambatan teknis akibat lonjakan trafik pada sistem aplikasi pendaftaran menjelang hari penutupan.

Lebih lanjut dijelaskan, hingga data per 23 Agustus, tercatat baru ada 361 dari total 9.693 SPNF berstatus memenuhi syarat di Dapodik yang menyelesaikan proses pendaftaran TKA Paket C.

Sebagai gambaran perbandingan, pada penyelenggaraan tahun sebelumnya terdapat 6.128 SPNF atau setara 63 persen yang berpartisipasi dan terdaftar untuk memfasilitasi TKA Paket C.

Melihat kondisi tersebut, capaian angka pendaftaran saat ini dinilai masih berada di bawah target. Situasi ini membutuhkan dukungan dan perhatian lintas pihak agar mendorong SPNF segera merampungkan pendaftaran peserta TKA Paket C.

Pihaknya menginstruksikan para kepala Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), petugas operator, Dinas Pendidikan setempat, hingga jajaran Direktorat Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI) untuk terus memacu sosialisasi pendaftaran sampai penghujung Agustus.

“Ini mohon perhatian kepada kami semua. Saya mohon bantuan kepala PKBM, kemudian operator, dinas dan juga teman-teman di lingkungan Direktorat PNFI ini untuk menggenjot,” katanya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index