BULETINENERGI.COM — Kepindahan Bouaddi ke Etihad Stadium menandai salah satu transfer paling sensasional di bursa musim panas ini. City menggelontorkan dana awal 81,3 juta pounds plus bonus yang berpotensi menambah 4,3 juta pounds lagi, menjadikannya pembelian termahal untuk pemain di bawah 20 tahun sepanjang sejarah liga.
Rekor Baru yang Menggeser Manchester United
Angka tersebut mematahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Lenny Yoro. Bek asal Prancis itu direkrut Manchester United dari Lille dengan nilai 58,9 juta pounds pada 2024, saat usianya masih 19 tahun. Kini, City mengambil alih posisi tersebut dengan selisih yang cukup signifikan.
Bouaddi bukan nama asing di Eropa. Sebelum pindah ke Manchester, ia sudah mencuri perhatian di Ligue 1 bersama Lille sejak debut seniornya pada usia 16 tahun. Gaya bermainnya yang tenang dalam mengatur ritme lini tengah menjadi alasan utama City berani mengeluarkan dana besar.
"Manchester City Adalah Klub Terbaik di Dunia"
Dalam pernyataan resminya di situs klub, Bouaddi mengaku tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya bergabung dengan skuad asuhan Enzo Maresca. Ia menyebut kepindahan ini sebagai mimpi yang menjadi kenyataan setelah bekerja keras sepanjang kariernya.
"Manchester City, buat saya, adalah klub terbaik di dunia. Ada di sini dan bisa menyebut diri saya sebagai pemain City adalah mimpi. Saya sudah menghabiskan hampir seluruh hidup saya dengan bekerja keras untuk menjadi pemain terbaik dan mencapai puncak permainan," ujar Bouaddi.
Gelandang muda itu juga mengungkapkan kekagumannya terhadap filosofi permainan City yang selalu mengedepankan sepak bola berkualitas. "Saya sudah menonton City selama bertahun-tahun, dan saya suka gaya bermain mereka. City selalu mencoba memainkan sepakbola berkualitas. Dan mereka sudah menunjukkan kalau mereka adalah juara — klub ini rasanya dibangun untuk menang," tambahnya.
Bouaddi dan Tantangan Bersaing di Lini Tengah City
Kedatangan Bouaddi menambah persaingan ketat di lini tengah City. Ia akan bersaing dengan nama-nama seperti Rodri, Bernardo Silva, dan Mateo Kovacic untuk mendapatkan tempat reguler di starting XI. Namun, usianya yang masih muda memberinya waktu untuk beradaptasi dengan intensitas Premier League.
Manajer Enzo Maresca dipandang sebagai figur yang tepat untuk mengembangkan potensi Bouaddi. Gaya permainan Maresca yang mengutamakan penguasaan bola dan pressing ketat diyakini cocok dengan karakteristik sang pemain.
Bouaddi dijadwalkan bergabung dengan skuad utama City dalam persiapan menghadapi musim 2026/2027. Para penggemar The Citizens tentu berharap investasi besar ini segera membuahkan hasil di kompetisi domestik maupun Eropa.