Musibah Kapal Virgo di Laut Jawa, Prabowo Minta Evaluasi Mitigasi

Rabu, 16 September 2026 | 18:14:01 WIB
Presiden Prabowo Subianto [FOTO: NET].

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menjamin jajaran pemerintah bakal mengusut tuntas penyebab kecelakaan yang menimpa Kapal Virgo di perairan Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo di sela-sela pidato sambutan peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai yang berlangsung di Stasiun LRT Manggarai, Rabu (16/9/2026).

Pada kesempatan itu, Prabowo menyampaikan duka cita mendalam kepada jajaran keluarga korban kapal Virgo. Ia memanjatkan doa agar keluarga korban diberikan keikhlasan dan kekuatan mental dalam menghadapi musibah ini.

“Kami terus akan melakukan investigasi, menyelidiki apa sebab dan kejadian tersebut supaya di masa depan kami lebih bisa mitigasi dan bisa mengambil langkah-langkah yang terbaik,” ujar Prabowo.

Prabowo menilai, pengusutan secara komprehensif sangat krusial untuk menemukan faktor pemicu insiden sekaligus menjadi pijakan evaluasi pemerintah guna meminimalkan potensi risiko serupa di masa mendatang.

Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk konsisten mengambil langkah perbaikan demi memperkuat skema mitigasi bencana.

“Kami selalu berdoa agar keluarga yang ditinggal diberi ketabahan, keteguhan,” katanya.

Selain musibah kapal, Prabowo menyoroti kesukaran yang masih dialami warga di sejumlah wilayah akibat hantaman bencana alam. Menurut pengamatannya, penyelesaian masalah ini berhasil ditangani berkat kolaborasi erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan instansi terkait.

“Seluruh pemerintah pusat, daerah provinsi kabupaten semua instansi, terbukti bekerja sama dengan baik, untuk menghadapi semua tantangan dan kesulitan,” ujar Prabowo.

Prabowo menekankan pentingnya sinergi antarlini pemerintah dalam merespons berbagai persoalan bangsa.

Ia mengingatkan jajarannya untuk senantiasa bekerja demi kemaslahatan rakyat dan kemajuan Indonesia.

“Karena kami sadar, di dalam hati sanubari kami, bahwa kami dipilih oleh rakyat. Kami pelayan rakyat, kami petugasnya rakyat,” ungkap Prabowo.

Prabowo menggarisbawahi bahwa selama pemerintah mengemban amanat dari rakyat, seluruh kebijakan wajib ditujukan untuk kepentingan nasional dan kesejahteraan publik.

“Selama kami mau menerima kehormatan melayani rakyat Indonesia, selama itu kami harus bekerja hanya untuk kepentingan yang besar, kepentingan bangsa, kepentingan rakyat,” pungkasnya.

Sementara itu, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) membeberkan kronologi Kapal Virgo Transport 8 yang sempat miring sebelum akhirnya terbalik di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026). Kapal rute Surabaya-Banjarmasin tersebut terbalik usai terhantam ombak besar dari lambung kanan.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Edy Prakoso menyebutkan bahwa fakta tersebut diperoleh dari keterangan nakhoda kapal di sela-sela operasi SAR.

"Disampaikan oleh nakhoda Kapal Virgo tersebut terkait kejadian kemiringan kapal, ini juga akibat dari hantaman ombak dari lambung kanan. Ini info yang kami dapatkan langsung dari kapten Kapal Virgo tersebut dalam operasi pencarian, khususnya yang kapal hilang kontak maupun kapal tenggelam," kata Edy di Jakarta, dikutip dari Kompas.

Merujuk pada manifes, Kapal Virgo Transport 8 mengangkut total 243 orang, yang terdiri atas 213 penumpang serta 30 kru kapal. Rincian ini menjadi acuan utama Basarnas dalam memetakan area pencarian dan pertolongan para korban.

Terkini