Kemenpar Andalkan Gastronomi Demi Kejar Target Kunjungan Wisman 2026

Selasa, 15 September 2026 | 21:19:03 WIB
Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri [FOTO: NET].

JAKARTA - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) secara resmi mencanangkan sektor pariwisata gastronomi sebagai salah satu daya tarik utama guna mendongkrak pencapaian target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia.

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri menyampaikan penjelasan bahwa salah satu aset kekuatan terbesar yang dimiliki oleh Indonesia sebagai destinasi wisata unggulan adalah warisan gastronomi yang sangat kaya serta berakar kuat pada tradisi kebudayaan masyarakatnya.

Di sisi lain, pihak Kemenpar mencatatkan bahwa target sasaran kunjungan wisman sepanjang tahun 2026 dipatok mencapai angka 16 hingga 17 juta kunjungan, sementara akumulasi jumlah kunjungan wisman yang tercatat pada rentang periode Januari hingga Juli 2026 telah berhasil mencapai 8,98 juta kunjungan.

“Gastronomi menjadi salah satu daya tarik yang diharapkan dapat memperkuat pencapaian target tersebut sekaligus memperluas pengalaman wisatawan selama berada di Indonesia,” kata Widiyanti dalam konferensi pers di Kantor Kemenpar, Jakarta Pusat, Selasa (15/9/2026).

Menurut pandangan beliau, wilayah geografis Indonesia yang terdiri atas lebih dari 17.000 pulau menyimpan keanekaragaman kuliner yang memiliki identitas khas, di mana identitas tersebut terbentuk dari warisan tradisi lokal, hasil kekayaan sektor pertanian, serta nilai budaya yang terus berkembang selama berabad-abad lamanya.

Beliau menjelaskan lebih lanjut bahwa dalam sudut pandang perspektif gastronomi, dunia kuliner sebenarnya mencakup sebuah ekosistem kehidupan yang sangat luas, mulai dari kalangan petani, peternak, nelayan, produsen bahan pangan, para juru masak, pelaku dunia usaha, hingga seluruh lapisan masyarakat yang secara konsisten menjaga dan meneruskan tradisi pangan nusantara.

Oleh karena itu, Widiyanti menyebutkan bahwa pihak Kemenpar terus berupaya memperkuat posisi tawar dari kekayaan gastronomi Tanah Air, yang salah satunya diwujudkan melalui pelaksanaan ajang Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) 2026.

Dalam penyelenggaraan event yang kini telah memasuki tahun kedua pelaksanaannya tersebut, beliau mengungkapkan bahwa ajang WIG 2026 dirancang untuk menggali lebih dalam akar identitas kuliner Nusantara sekaligus memperluas cakupan promosi pariwisata hingga ke kancah internasional.

Sementara itu, rangkaian kegiatan utama dari perhelatan ini rencananya akan dipusatkan di wilayah Kota Solo dan Yogyakarta, serta didukung oleh penyelenggaraan berbagai program kegiatan pendukung di sejumlah kota besar lainnya seperti Jakarta, Bali, Semarang, Surabaya, dan beberapa kota penting lainnya.

“Melalui Wonderful Indonesia Gastronomy, kami ingin terus memberikan ruang bagi pelestarian, pengembangan, dan promosi kekayaan tersebut dari tahun ke tahun,” tutur Widiyanti.

Terkini