BNPB Kenang Pengabdian Relawan Ahmadin yang Gugur Usai Padam Karhutla

Jumat, 04 September 2026 | 21:52:02 WIB
Plt. Kapusdatinkom BNPB Berton SP Panjaitan.

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya seorang relawan bernama Ahmadin seusai menuntaskan tugas pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Tengah.

Plt. Kapusdatinkom BNPB Berton SP Panjaitan memberikan apresiasi serta penghormatan setinggi-tingginya atas keberanian dan dedikasi almarhum Ahmadin sewaktu menjalankan misi pemadaman karhutla di lapangan.

"Terima kasih atas keberanian dan pengabdian almarhum yang dipertaruhkan hingga akhir hayat," kata Berton dalam penyampaian informasi penanganan karhutla di Kantor BPBD Jakarta, Jumat (4/9/2026).

Pihak BNPB turut memanjatkan doa bagi jajaran keluarga yang ditinggalkan agar senantiasa diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi duka mendalam tersebut.

"Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan," ujar Berton.

Berton memaparkan bahwa almarhum Ahmadin semasa hidupnya aktif bergabung sebagai anggota relawan Huma Singa Itah serta Satgas Penanganan Karhutla BPBD Kotawaringin Barat. Almarhum mengembuskan napas terakhirnya pada Minggu (30/8/2026).

Menurut penuturan Berton, pihak BNPB sebenarnya sudah memperoleh kabar duka terkait meninggalnya Ahmadin sejak beberapa hari yang lalu. Kendati demikian, jajarannya memilih untuk melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum mengumumkannya secara resmi kepada khalayak publik.

"Sebenarnya informasi ini kami sudah mendapatkan sebelumnya beberapa hari yang lalu, tapi kami ingin memastikan sehingga hari ini baru kami menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya," ujar Berton.

Gugurnya Ahmadin menjadi duka mendalam di tengah perjuangan penanggulangan karhutla yang masih terus diupayakan di berbagai belahan wilayah Indonesia.

Khusus di daerah Kalimantan Tengah, data BNPB mencatat masih ditemukan sebanyak 70 titik api dengan luasan area terbakar mencapai 225 hektar, di mana area seluas 197 hektar di antaranya berhasil dipadamkan.

Langkah penanganan karhutla di kawasan tersebut terus digencarkan secara masif, utamanya melalui pengerahan Satgas Darat dengan memprioritaskan titik api aktif serta melanjutkan proses pendinginan guna mencegah munculnya kobaran api kembali.

Terkini