JAKARTA - Apple dilaporkan tidak sekadar melakukan uji coba di ranah ponsel lipat lantaran raksasa teknologi tersebut dirumorkan bakal mengepakkan sayap dengan menjadikan iPhone Duo sebagai lini produk tersendiri.
Mengutip laporan dari GSM Arena, Senin (14/9) waktu setempat, jurnalis Bloomberg Mark Gurman membocorkan bahwa Apple sedang mengkaji rencana peluncuran sederet varian iPhone Duo terbaru, mulai dari ukuran bongsor hingga seri bernilai ekonomis.
Daftar model yang disiapkan meliputi iPhone Duo Max dengan dimensi lebih lebar, iPhone Duo mini bernuansa ringkas, serta iPhone Duo SE yang diproyeksikan sebagai varian paling ramah kantong.
Gurman memprediksi bahwa iPhone Duo berpotensi menjelma sebagai penguasa utama pasar ponsel lipat pada awal tahun mendatang. Ia menilai antusiasme konsumen terhadap gawai ini bisa melonjak drastis hingga memicu kelangkaan unit dan melejitkan harga di pasar sekunder.
Berdasarkan analisis Gurman, melambungnya permintaan berpeluang mendorong sebagian orang memborong iPhone Duo dari luar negeri untuk dipasarkan kembali dengan margin keuntungan lebih tinggi.
Ia turut memperkirakan kehadiran iPhone Duo mampu mengakselerasi tren ponsel lipat menjadi perangkat yang makin awam digunakan masyarakat. Kondisi tersebut pada gilirannya akan memacu produsen kompetitor untuk menyuntikkan investasi lebih besar pada segmen ponsel lipat.
Apple sendiri menetapkan tajuk iPhone Duo bagi gawai lipat perdananya, walaupun sebutan iPhone Ultra sempat santer dirumorkan sebagai kandidat kuat.
iPhone Duo tampil mengusung gaya lipat ringkas yang kini tengah digandrungi pasar. Sewaktu dibuka penuh, ponsel ini menyajikan bentang layar seluas 7,6 inci, sedangkan pada posisi terlipat menawarkan panel layar 5,4 inci.
Dapur pacu ponsel lipat ini disokong chipset A20 Pro berteknologi 2 nanometer yang memadukan CPU 6-core, GPU 7-core, serta Dual Neural Engine 16-core demi mengoptimalkan komputasi kecerdasan buatan (AI) di dalam perangkat.
Sektor fotografi gawai ini diperkuat lensa utama Fusion 48 MP dengan kapabilitas telefoto 2x zoom optik serta kemampuan rekaman video 4K120 fps Dolby Vision, dipadukan lensa ultra wide Fusion 48 MP untuk kebutuhan jepretan makro.