Ini Waktu Terbaik Minum Teh Hijau untuk Tingkatkan Fokus Tubuh

Ini Waktu Terbaik Minum Teh Hijau untuk Tingkatkan Fokus Tubuh
Teh Hijau.

JAKARTA - Tiap cangkir teh hijau mengandungkan kisaran 35 miligram kafein, senyawa antioksidan, dan asam amino L-theanine yang efektif dalam mendongkrak tingkat konsentrasi.

Melansir rilis Eating Well pada Kamis (3/9) waktu setempat, L-theanine merupakan jenis asam amino yang terkandung di dalam teh hijau. Senyawa ini berperan meredam efek stimulan kafein guna menghadirkan ketajaman pikiran yang lebih tenang serta meminimalkan rasa gelisah. Sama seperti karakter kafein pada umumnya, dibutuhkan durasi sekitar satu jam agar efeknya mencapai titik puncak di dalam tubuh.

Bila dikaitkan dengan konsumsi teh hijau, sebagian orang memilih menikmatinya pada akhir pagi atau menjelang pertengahan siang demi mengantisipasi penurunan fokus.

“Beberapa penelitian terbaru menemukan bahwa dibutuhkan sekitar satu jam untuk mencapai tingkat penyerapan kafein dan antioksidan puncak dalam teh hijau,” kata ahli diet terdaftar sekaligus ahli herbal Jenna Volpe, RDN, LD, IFNCP, CLT.

Akan tetapi, menurut penuturan ahli diet terdaftar Jennifer Pallian, B.Sc., RD, pada dasarnya belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan satu waktu universal paling ideal untuk minum teh hijau demi mendapat fokus maksimal.

Walau demikian, kedua pakar tersebut menyarankan waktu minum teh hijau dilakukan pada pertengahan pagi atau awal siang hari.

Bagi para penikmat matcha, khasiatnya diprediksi terasa lebih cepat dibanding seduhan teh hijau biasa lantaran helai daunnya sudah diolah menjadi bentuk bubuk.

Menurut Volpe, olahan teh hijau yang telah menjadi bubuk sanggup mengoptimalkan potensi serta daya serap kafein, L-theanine, hingga kandungan katekin.

Ahli gizi Priscilla Swahn, M.S., RD menyampaikan lebih baik meminum teh hijau di sore hari supaya tidak mengganggu kualitas tidur kami.

“Kafein dapat tetap berada di dalam tubuh selama berjam-jam, jadi mengandalkan teh hijau di sore hari untuk mengatasi penurunan energi pada akhirnya dapat merugikan anda jika mempengaruhi kualitas tidur,” tambah Swahn.

Dia menyampaikan efeknya pada setiap orang berbeda, dan beberapa orang lebih sensitif terhadap kafein, jadi kami mungkin perlu bereksperimen dengan waktu terbaik untuk tubuh Anda.

Swahn kemudian menyampaikan apabila meminum teh hijau di pagi hari menjadi waktu yang tepat karena memungkinkan kami untuk sarapan terlebih dahulu daripada mengganti makan dengan teh. Meskipun kafein, L-theanine, dan antioksidannya dapat membantu meningkatkan fokus, teh hijau tidak dapat menggantikan bahan bakar yang didapatkan otak dan tubuh dari makanan.

“Menggabungkan teh pagi Anda dengan makanan seimbang yang mengandung protein, karbohidrat kaya serat, dan lemak sehat dapat membantu mendukung energi dan konsentrasi yang lebih stabil sepanjang pagi,” kata Swahn.

Sementara itu, Pallian berpandangan bahwa asupan teh hijau hanyalah bagian kecil dari aspek keseluruhan untuk menjaga fokus sepanjang hari. Langkah pendukung lainnya mencakup penyediaan jeda istirahat singkat demi memulihkan energi serta stamina pikiran.

Siapkan botol minum yang dapat diisi ulang lalu minum secara berkala sepanjang hari. Kebiasaan ini membantu menenangkan pikiran sembari menentukan langkah tugas selanjutnya.

Langkah berikutnya adalah disiplin untuk tidak melewatkan jadwal makan. Tanpa porsi makanan yang memadai, tubuh bakal kekurangan daya dan energi.

“Lonjakan dan penurunan gula darah dapat merugikan fokus dan fungsi kognitif. Untuk energi yang stabil, makanlah tiga kali makan seimbang, ditambah camilan sesuai kebutuhan," ujar Volpe.

Berolahragalah secara teratur seperti latihan aerobik, latihan beban, dan latihan gabungan pun sangat membantu fungsi kognitif.

Bahkan jalan kaki singkat pun dapat menjadi penyegaran yang bermanfaat ketika konsentrasi mulai memudar,” kata Swahn.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index