BRI Terjunkan 10 Relawan ke Desa Sanur Kaja, Dorong UMKM Bali Tembus Pasar Digital

BRI Terjunkan 10 Relawan ke Desa Sanur Kaja, Dorong UMKM Bali Tembus Pasar Digital

BULETINENERGI.COM — Desa Sanur Kaja bukan sekadar destinasi wisata. Di balik pesona pantainya, desa ini memiliki struktur ekonomi yang ditopang UMKM lokal, perdagangan pendukung pariwisata, dan perikanan. Namun, potensi tersebut kerap terkendala pemasaran yang sempit dan minimnya pemanfaatan teknologi.

BRI melihat celah itu. Melalui program Relawan Bakti BUMN yang digagas Kementerian BUMN, perusahaan pelat merah ini mengirimkan 10 relawan yang bergabung dengan 10 relawan BUMN lainnya untuk mendampingi masyarakat secara langsung. Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan, pemberdayaan yang dilakukan bukan sekadar bantuan sesaat.

"Bagi BRI, pemberdayaan masyarakat bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi bagaimana potensi yang sudah dimiliki masyarakat dapat diperkuat agar semakin produktif, mandiri, dan berkelanjutan," ujar Dhanny dalam keterangan resminya.

UMKM Lokal Digembleng Pemasaran Digital

Pada pilar ekonomi, relawan BRI menggelar workshop dan pelatihan bagi pelaku UMKM. Materi yang diberikan mencakup penguatan identitas produk, strategi pemasaran digital, hingga optimalisasi promosi untuk memperluas jangkauan pasar. Para pelaku UMKM juga mendapat pendampingan langsung untuk mempraktikkan pembuatan konten promosi.

UMKM yang terlibat cukup beragam, mulai dari usaha puding dan air kelapa, jus buah, bumbu rujak, kacang hijau, Griya Kristal, kacang asin, ceker, jamu, cangkruk kopi, florist, hingga pelaku usaha di Sentra UMKM Natah Antakara. Usai kegiatan, BRI turut menyiapkan materi berupa foto, video, daily vlog, dan konten promosi untuk memperkuat branding UMKM secara berkelanjutan.

Selain pendampingan, BRI menyalurkan fasilitas penunjang seperti 13 unit table menu UMKM, 13 payung UMKM, signage area dan kios UMKM, serta 13 set meja dan kursi UMKM.

Sekolah dan Lingkungan Jadi Sasaran Program

Di pilar pendidikan, relawan BRI menggelar kegiatan di SDN 02 Sanur Kaja yang memiliki 229 siswa. Kelas inspirasi digelar bagi siswa kelas 4-6, sementara siswa kelas 1-3 mengikuti perlombaan dan edukasi mengenai makanan sehat dan bergizi. Melalui kelas inspirasi, siswa diperkenalkan dengan berbagai profesi di lingkungan BUMN melalui kegiatan belajar interaktif.

Dukungan pendidikan juga diwujudkan dalam bentuk empat unit proyektor serta satu paket cat dan renovasi lapangan olahraga di SDN 02 Sanur Kaja. Sementara pada pilar lingkungan, relawan BRI bersama masyarakat menjalankan kegiatan Jaga Sungai, Jaga Kehidupan serta edukasi pengelolaan sampah. Aksi bersih sungai, pemilahan sampah, hingga kampanye pengurangan plastik menjadi bagian dari program.

BRI juga menyerahkan satu unit motor roda tiga kepada TPS3R Desa Sanur Kaja sebagai kendaraan angkut sampah, serta berbagai sarana pendukung lain seperti tempat sampah pilah dan papan pembatas parkir.

Manfaat Jangka Panjang bagi Masyarakat

Dhanny menambahkan, pendekatan yang dilakukan BRI memastikan setiap kegiatan memiliki manfaat yang dapat diteruskan. "Selain aktivitas bersama masyarakat, kami juga memberikan dukungan berupa pengetahuan, pendampingan, dan sarana yang dapat digunakan dalam jangka lebih panjang. Harapannya, masyarakat dapat melanjutkan praktik baik yang telah dibangun selama program," tambahnya.

Desa BRILiaN Sanur Kaja dipilih dengan mempertimbangkan potensi ekonomi yang kuat namun membutuhkan pendampingan, terutama dalam hal digitalisasi dan perluasan pasar. Dengan adanya program ini, diharapkan UMKM lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas tanpa meninggalkan aspek sosial dan lingkungan yang menjadi ciri khas desa tersebut.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index