JAKARTA - Pergerakan harga pangan nasional di pasar tradisional terpantau bervariasi. Beberapa jenis bahan pokok mengalami lonjakan harga, sementara komoditas lainnya justru mencatatkan penurunan dibandingkan hari sebelumnya.
Berdasarkan laporan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, komoditas bawang merah ukuran sedang turun 1,38 persen menjadi Rp39.350 per kilogram, sedangkan bawang putih ukuran sedang susut 1,58 persen ke posisi Rp40.500 per kilogram.
Pada kelompok komoditas beras, pasokan kualitas bawah I stabil di harga Rp14.800 per kilogram, namun beras kualitas bawah II merangkak naik 0,34 persen menjadi Rp14.650 per kilogram.
Sementara itu, beras kualitas medium I mengalami penurunan tipis 0,3 persen menjadi Rp16.400 per kilogram, dan beras kualitas medium II bertahan di level Rp16.250 per kilogram.
Untuk varian premium, beras kualitas super I menguat 0,28 persen menjadi Rp17.750 per kilogram, sedangkan beras kualitas super II bergerak stabil di harga Rp17.200 per kilogram.
Dinamika fluktuatif terlihat tajam pada kelompok komoditas cabai. Jenis cabai merah besar terkoreksi turun 1,41 persen menjadi Rp48.950 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting menguat 0,39 persen menjadi Rp50.850 per kilogram.
Harga cabai rawit hijau merangkak naik 3,34 persen menjadi Rp54.100 per kilogram. Kenaikan juga dialami cabai rawit merah sebesar 3,61 persen menjadi Rp61.700 per kilogram.
Pergerakan cabai rawit merah ini terjadi setelah sempat melonjak drastis hingga menyentuh angka Rp120.000 per kilogram atau naik 103,74 persen, sebelum akhirnya anjlok kembali ke posisi Rp61.350 per kilogram sehari setelahnya.
Beralih ke sektor protein hewani, harga daging ayam ras segar merangkak naik 2,5 persen menjadi Rp41.050 per kilogram.
Daging sapi kualitas I turut terkerek naik 0,17 persen menjadi Rp151.400 per kilogram, disusul daging sapi kualitas II yang merangkak naik 0,07 persen ke Rp142.250 per kilogram. Di sisi lain, harga telur ayam ras segar melandai 0,17 persen menjadi Rp29.450 per kilogram.
Untuk komoditas pemanis, gula pasir kualitas premium menyusut 0,25 persen menjadi Rp20.300 per kilogram, dan gula pasir lokal turun 0,26 persen ke harga Rp19.050 per kilogram.
Pada kelompok komoditas minyak goreng, pasokan minyak goreng curah bertahan di angka Rp20.450 per kilogram.
Minyak goreng kemasan bermerek I melandai 0,21 persen menjadi Rp24.250 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek II merangkak naik 0,43 persen ke angka Rp23.500 per kilogram.
Secara keseluruhan, pergerakan harga pangan bergerak dinamis dengan lonjakan paling kentara dialami varian cabai rawit merah usai mengalami gejolak ekstrem dalam beberapa hari terakhir.