Kenali 11 Penyebab Kepala Kesemutan yang Perlu Diwaspadai Segera

Kenali 11 Penyebab Kepala Kesemutan yang Perlu Diwaspadai Segera
(Ilustrasi Kepala Kesemutan

JAKARTA - Sensasi kesemutan atau parestesia biasanya lebih sering melanda area tangan maupun kaki. Meski begitu, sensasi serupa juga berpotensi muncul pada area kepala.

Kepala yang mengalami kesemutan dapat memicu sensasi seperti geli, tertusuk-tusuk, terbakar, gatal, hingga mati rasa. Kondisi ini dapat timbul pada satu sisi maupun kedua sisi kepala, serta berisiko menjalar ke area wajah dan mata.

Kondisi tersebut memiliki kaitan erat dengan sistem saraf pusat maupun saraf tepi. Pemicunya bervariasi, mulai dari gangguan sementara seperti tingkat stres hingga masalah saraf medis tertentu.

Pemicu pertama adalah stres yang memicu ketegangan otot serta memengaruhi kinerja saraf. Sensasi kesemutan akibat stres ini umumnya membaik setelah pemicunya teratasi.

Pemicu kedua adalah migrain, khususnya yang didahului oleh gejala aura. Aura tersebut dapat memicu kekakuan leher, gangguan penglihatan, hingga rasa kesemutan pada bagian wajah dan kepala.

Pemicu ketiga adalah sinusitis yang memicu peradangan pada rongga sinus. Lendir yang terperangkap dapat menimbulkan tekanan serta iritasi pada jaringan saraf di sekitar area wajah.

Pemicu keempat adalah neuropati kranial, yakni gangguan pada salah satu dari 12 pasang saraf kranial yang dipicu oleh infeksi, hipertensi, diabetes, hingga stroke.

Pemicu kelima adalah trauma kepala akibat benturan fisik. Apabila kesemutan diiringi muntah berulang, kebingungan, hingga penurunan kesadaran, pemeriksaan medis darurat wajib segera dilakukan.

Pemicu keenam adalah penyakit Lyme yang disebabkan oleh infeksi bakteri akibat gigitan kutu. Jika infeksi menyebar ke sistem saraf, penderita dapat mengalami sakit kepala hingga kesemutan.

Pemicu ketujuh adalah ensefalitis atau radang otak yang disebabkan oleh infeksi virus. Kondisi serius ini memicu demam, kejang, hingga gangguan saraf yang membutuhkan penanganan medis segera.

Pemicu kedelapan adalah reaktivasi virus herpes zoster pada saraf wajah atau kulit kepala, yang ditandai dengan sensasi terbakar, kesemutan, serta munculnya lepuhan berisi cairan.

Pemicu kesembilan adalah serangan stroke akibat terganggunya aliran darah ke otak. Kesemutan atau mati rasa mendadak pada satu sisi tubuh merupakan tanda darurat medis ini.

Pemicu kesepuluh adalah penyakit autoimun multiple sclerosis yang merusak lapisan pelindung serabut saraf, sehingga memicu rasa kesemutan berulang pada kepala dan bagian tubuh lain.

Pemicu kesebelas adalah tumor otak. Sensasi kesemutan biasanya disertai gejala lain seperti sakit kepala hebat, mual muntah, kejang, hingga perubahan perilaku.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index