Panduan Bersihkan Kotoran Cicak di Rumah Agar Bebas Bakteri Bahaya

Panduan Bersihkan Kotoran Cicak di Rumah Agar Bebas Bakteri Bahaya
Ilustrasi Cicak.

JAKARTA - Kehadiran cicak di dalam rumah sering kali mengganggu karena kotorannya bertebaran di berbagai sudut, mulai dari dinding, bawah lemari, rak dapur, hingga langit-langit rumah.

Seekor cicak bahkan dapat buang air besar beberapa kali dalam sehari dan cenderung kembali ke titik yang sama sehingga kotoran cepat menumpuk.

Secara fisik cicak tampak tidak berbahaya, namun kotorannya berpotensi membawa bakteri berbahaya seperti Salmonella dan Campylobacter yang dapat memicu diare, demam, serta sakit perut.

Kotoran cicak yang mengering juga bisa pecah menjadi partikel halus yang beterbangan dan memicu iritasi pada saluran pernapasan. Oleh karena itu, kotoran ini harus dibersihkan secara rutin dan dengan cara yang tepat.

Langkah Aman Membersihkan Kotoran Cicak
Langkah pertama, gunakan sarung tangan serta masker sebelum mulai membersihkan guna menghindari kontak langsung dengan bakteri atau partikel debu kotoran.

Langkah kedua, angkat kotoran secara perlahan menggunakan tisu kering. Hindari menyentuh kotoran secara langsung memakai tangan telanjang.

Langkah ketiga, jangan menyapu kotoran yang sudah mengering. Tindakan menyapu justru membuat partikel halus beterbangan di udara dan berisiko terhirup.

Langkah keempat, semprotkan cairan disinfektan atau pemutih yang sudah diencerkan pada area bekas kotoran. Biarkan beberapa menit, lalu lap menggunakan tisu baru dan buang ke tempat sampah tertutup.

Langkah kelima, cuci tangan hingga bersih memakai sabun dan air mengalir setelah seluruh proses selesai, meskipun sebelumnya telah menggunakan sarung tangan.

Selain rutin membersihkan kotoran, pemilik rumah juga disarankan menjaga kebersihan area dapur, menutup rapat bahan makanan, serta membasmi serangga agar cicak tidak kembali datang.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index