JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi meneruskan penguatan menuju area 6.403-6.420 pada perdagangan Kamis (6/8/2026). Sejumlah saham seperti ADRO, ASII, BKSL, hingga EXCL masuk dalam daftar rekomendasi analis.
Tim Analis MNC Sekuritas mencatat IHSG mengakhiri perdagangan Rabu (5/8/2026) dengan kenaikan 0,50% ke level 6.351, disertai peningkatan volume pembelian.
Secara teknikal, posisi IHSG diperkirakan berada pada fase awal wave v dari wave (c) dalam wave [iv]. Kondisi tersebut membuka peluang indeks untuk melanjutkan penguatan menuju area 6.403-6.420.
Meski demikian, investor tetap perlu mewaspadai peluang koreksi jangka pendek dengan area penurunan berada di kisaran 6.324-6.341.
Untuk perdagangan Kamis, MNC Sekuritas memperkirakan level dukungan IHSG berada di 6.201 dan 6.029, sedangkan area resistensi berada di 6.377 dan 6.454.
Adapun saham yang menjadi rekomendasi perdagangan meliputi ADRO, ASII, BKSL, dan EXCL.
ADRO – Buy on Weakness
Saham ADRO menguat 1,19% ke level 2.550 dengan dukungan peningkatan volume pembelian. Kenaikan tersebut juga membuat pergerakan saham tetap berada di atas MA20.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi ADRO saat ini berada pada bagian wave v dari wave (c) dalam wave [v].
Buy on Weakness: 2.480-2.520
Target Price: 2.600, 2.700
Stop Loss: di bawah 2.440
ASII – Buy on Weakness
Saham ASII mengalami koreksi 1,95% ke level 5.025 dengan tekanan jual. Namun, pelemahan tersebut masih tertahan di atas MA20.
Posisi ASII diperkirakan berada pada bagian wave (v) dari wave A dalam wave B.
Buy on Weakness: 4.960-5.025
Target Price: 5.225, 5.450
Stop Loss: di bawah 4.870
BKSL – Buy on Weakness
BKSL menguat 4,35% ke level 72 dengan peningkatan volume pembelian. Penguatan tersebut membawa saham kembali bergerak di atas MA60.
Posisi BKSL diperkirakan berada pada bagian wave [v] dari wave C.
Buy on Weakness: 68-71
Target Price: 77, 82
Stop Loss: di bawah 63
EXCL – Buy on Weakness
EXCL naik 1,99% ke level 2.560 dengan peningkatan volume transaksi. MNC Sekuritas memperkirakan posisi EXCL saat ini berada pada bagian wave [i] dari wave C.
Buy on Weakness: 2.480-2.520
Target Price: 2.630, 2.700
Stop Loss: di bawah 2.400
Sebelumnya, Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata mengatakan Agustus secara historis menjadi periode positif bagi IHSG. Sejak 2020, indeks selalu mencatat penguatan pada bulan tersebut dengan rata-rata kenaikan 2,83%, termasuk reli 4,63% pada Agustus 2025 yang menjadi awal rangkaian penguatan hingga mencetak rekor penutupan.
"Secara probabilitas, kami memperkirakan peluang IHSG menguat pada Agustus berada di kisaran 60% hingga 65%. Angka ini memang lebih rendah dibandingkan tingkat keberhasilan historis 100%, karena pasar kini harus memperhitungkan risiko suksesi Gubernur BI dan ketidakpastian data ekonomi AS," ujar Liza dalam risetnya, Jumat (31/7/2026).
Sepanjang Juli 2026, IHSG tercatat menguat 6,13% ke posisi 6.236,12. Namun secara year to date (YtD), indeks masih mengalami koreksi 27,88%, sehingga peluang pemulihan masih terbuka apabila sentimen domestik tetap mendukung.
Liza menambahkan kondisi teknikal IHSG mulai menunjukkan perbaikan. Penguatan pada Juli menjadi reli terkuat sepanjang 2026 dan membawa IHSG kembali bergerak di atas moving average (MA) 10 hari serta 20 hari.
Sementara itu, indikator Relative Strength Index (RSI) harian berada di level netral 53,6 sehingga belum menunjukkan kondisi jenuh beli.
Berdasarkan proyeksi Kiwoom Sekuritas, IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang 6.050-6.450 sepanjang Agustus sebelum melanjutkan penguatan menuju target akhir tahun di level 7.000.
"IHSG masih berada dalam kanal konsolidasi yang sehat menuju tren bullish sejak Juni. Selama area 6.050 hingga 6.000 mampu dipertahankan, peluang kenaikan bertahap tetap terbuka," katanya.
Pergerakan IHSG Kamis 6 Agustus 2026
09:03 WIB — IHSG dibuka hijau
IHSG dibuka menguat 0,50% atau 31,91 poin menuju level 6.383,05 pada pukul 09.01 WIB.
Pada awal perdagangan, IHSG bergerak dalam rentang 6.379 hingga 6.388. Sebanyak 269 saham mengalami kenaikan, 115 saham melemah, dan 264 saham stagnan.
13:23 WIB — IHSG sesi I stagnan
IHSG pada sesi I ditutup stagnan di level 6.351,33. Sepanjang sesi pertama, indeks bergerak pada kisaran 6.324 hingga 6.388.
Sebanyak 274 saham menguat, 333 saham melemah, dan 184 saham tidak mengalami perubahan.
13:46 WIB — IHSG awal sesi II menguat
Pada awal sesi II pukul 13.44 WIB, IHSG menguat 0,10% atau 6,24 poin ke level 6.357,38.
Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak dalam rentang 6.324 hingga 6.388.