Evaluasi MBG: Pemerintah perbaiki tata kelola tahun ajaran baru

Evaluasi MBG: Pemerintah perbaiki tata kelola tahun ajaran baru
Pemerintah Perkuat Tata Kelola MBG di Tahun Ajaran Baru [FOTO: NET].

JAKARTA- Pemerintah mengoptimalkan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjelang tahun ajaran baru 2026/2027 demi mewujudkan pelaksanaan yang kian efektif, akuntabel, serta mendatangkan manfaat maksimal bagi para siswa, ujar Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari.

Dalam keterangan resmi yang dikutip di Jakarta pada hari Selasa, Qodari menyampaikan bahwa pemerintah menaruh komitmen tinggi untuk membenahi berbagai kekurangan dalam implementasi MBG terdahulu dengan menjadikan tahun ajaran baru sebagai titik tolak perbaikan.

"Di tahun ajaran baru ini kami serius berbenah ketidaksempurnaan pelaksanaan sebelumnya terus kami perbaiki," kata Qodari.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa pemerintah telah menyusun ulang serta memperketat sistem operasional di lapangan dengan menitikberatkan pada aspek penjagaan mutu bahan pangan, kepastian higienitas mulai dari dapur sampai ke tangan para siswa, serta akuntabilitas seluruh tahapan prosesnya.

Menurut pandangan Qodari, pembenahan sistem MBG ini dijalankan guna menumbuhkan kembali kepercayaan publik terhadap program tersebut melalui transformasi nyata yang dirasakan langsung oleh kalangan pelajar.

Di samping itu, ia menegaskan bahwa pihak pemerintah sama sekali tidak mengabaikan berbagai kritik dan saran ihwal pelaksanaan MBG di masa lalu. Segala peristiwa di lapangan diolah menjadi bahan evaluasi demi menyempurnakan jalannya program pada tahun ajaran yang baru.

"Kami ingin membangun kembali kepercayaan ayah dan ibu di rumah bukan sekadar lewat janji-janji manis melainkan lewat perubahan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh anak-anak kami setiap hari," katanya.

Di samping itu, Qodari turut mengimbau para tenaga pengajar, kepala sekolah, orang tua murid, jajaran pemerintah daerah, para pegiat usaha lokal, serta segenap elemen masyarakat untuk turut serta mengawal pelaksanaan MBG agar standar mutu makanan bagi anak-anak senantiasa terjaga.

Ia menambahkan bahwa langkah penguatan tata kelola ini memegang peranan krusial mengingat MBG merupakan pilar investasi sumber daya manusia dalam rangka menopang tumbuh kembang serta aktivitas belajar anak.

"Makan bergizi gratis bukan sekadar urusan membagi-bagikan makanan di dalam kelas, Ini adalah investasi sumber daya manusia kami untuk masa depan Indonesia," kata Qodari.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index