JAKARTA - Perut buncit sering kali menjadi bagian tubuh yang paling sulit dikecilkan meskipun seseorang telah rutin berolahraga. Namun, menurut seorang dokter, keberhasilan dalam mengecilkan perut buncit tidak hanya dipengaruhi oleh jenis latihan, melainkan juga waktu berolahraga dan pola makan setelahnya.
Melansir GB News (19/7/2026), dokter Danielle Kelvas mengungkapkan bahwa olahraga pada pagi hari berpotensi memberikan hasil yang lebih optimal dalam membantu menurunkan berat badan serta mengurangi lemak di area perut. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa olahraga kapan pun tetap jauh lebih baik daripada tidak berolahraga sama sekali.
Dalam wawancara tersebut, Kelvas menjelaskan bahwa berbagai penelitian menunjukkan olahraga di pagi hari mampu membantu menurunkan indeks massa tubuh (BMI) karena dapat "menghidupkan" metabolisme sejak awal hari. Ia secara khusus merekomendasikan untuk berolahraga pada pukul 07.00 hingga 09.00 pagi.
"Penelitian menunjukkan bahwa berolahraga di pagi hari merupakan waktu yang optimal untuk menurunkan BMI karena membantu memulai metabolisme," jelas Kelvas.
Meskipun demikian, ia tetap mengingatkan bahwa manfaat terbesar bagi kesehatan akan diperoleh dari konsistensi.
"Olahraga kapan pun tetap lebih baik daripada tidak berolahraga sama sekali," ujarnya.
Kelvas menambahkan, manfaat olahraga pagi akan semakin maksimal jika diikuti dengan pilihan sarapan yang tepat. Ia menyarankan untuk menghindari makanan serta minuman tinggi gula setelah berolahraga.
Sebagai gantinya, ia merekomendasikan konsumsi makanan tinggi protein tanpa lemak, seperti telur. Bagi yang tetap ingin mengonsumsi karbohidrat, Kelvas menyarankan pemilihan steel-cut oats daripada oatmeal instan yang mengandung tambahan gula.
Sementara itu, dokter lainnya, dr. Farrell, mengingatkan agar seseorang tidak hanya terpaku pada angka timbangan saat berusaha menurunkan berat badan. Menurutnya, komposisi tubuh dan pola makan sehari-hari memberikan gambaran yang lebih akurat dibandingkan sekadar memantau total asupan atau angka di timbangan.
Hasil akhir dalam upaya mengurangi lemak perut tetap bergantung pada kebiasaan yang dilakukan secara konsisten, baik dalam pola makan maupun rutinitas aktivitas fisik setiap hari.