Rodri Minta Barcelona Lebih Solid dan Konsisten demi Liga Champions

Selasa, 15 September 2026 | 04:26:02 WIB
Pemain Barcelona Rodri.

JAKARTA - Rodri berpendapat bahwa Barcelona berpeluang untuk merengkuh gelar juara Liga Champions, namun armada Blaugrana masih wajib membenahi beberapa sisi permainan. Pemain berposisi gelandang asal Spanyol tersebut mengimbau timnya agar lebih mengutamakan soliditas dan konsistensi dibanding hanya bertumpu pada pola menyerang.

Rodri merapat ke Barcelona pada bursa transfer musim panas 2026 seusai berkarier selama tujuh tahun di Manchester City. Kala membela klub asal Inggris itu, dirinya sukses mengamankan empat trofi Liga Inggris serta menjadi pilar kunci ketika City merengkuh trofi Liga Champions perdana mereka pada 2023.

Tercatat, Barcelona terakhir kali memenangi ajang Liga Champions pada musim 2014-2015. Setelah momen keberhasilan tersebut, capaian tertinggi klub asal Catalan ini sekadar melangkah ke babak semifinal pada musim 2018-2019 serta 2024-2025.

Perjalanan Barcelona di awal musim ini sejatinya berjalan sangat mengesankan lewat sapu bersih lima laga perdana Liga Spanyol plus torehan 21 gol. Tren positif itu berlanjut di ajang Liga Champions saat mereka menggulung Feyenoord dengan keunggulan 5-1.

Rodri Tak Anggap Barcelona Favorit

Target menjuarai Liga Champions dipandang Rodri sebagai sasaran yang realistis bagi Barcelona musim ini. Walau demikian, ia enggan menempatkan timnya sebagai kandidat utama juara lantaran masih ada deretan hal yang wajib dipoles agar sanggup menembus level tertinggi.

Pemain berusia 30 tahun tersebut beranggapan Barcelona perlu meresapi dinamika perjalanan mereka pada beberapa musim belakangan. Pemahaman proses itu dinilai krusial supaya seluruh anggota tim mengetahui tolok ukur yang dibutuhkan guna menguasai kompetisi Eropa kembali.

"Ya, jelas saya melihat bahwa gelar itu adalah sesuatu yang realistis dan memang demikian. Bisa dikatakan, itu adalah satu langkah kecil yang masih harus kami lakukan untuk memantapkan diri dan menunjukkan kepada Eropa tim seperti apa kami," jelas Rodri.

"Selain itu, saya rasa kami bukan favorit. Kami harus memahami dari mana kami berasal, kami harus memahami apa yang dibutuhkan untuk menjadi juara, dan tim ini masih perlu menyempurnakan beberapa hal untuk menjadi juara," lanjutnya.

Rodri Soroti Pentingnya Momen

Pengalaman panjang Rodri sewaktu membela Manchester City membuatnya paham betul akan sengitnya persaingan Liga Champions. Ia pernah membawa City mengakhiri penantian gelar juara dengan melesakkan gol penentu kemenangan di laga final 2023 kontra Inter Milan.

Rodri menyebut keberadaan pemain berkualitas saja belum cukup untuk membawa Barcelona melewati ketatnya fase gugur. Kejelian dalam membaca dan mengendalikan momen-momen krusial menjadi aspek penentu yang mengarahkan sebuah tim menuju tangga juara.

"Para pemain seperti saya juga datang sedikit untuk itu, untuk berkembang dan memberikan kepada tim bagian yang menurut saya penting untuk memenangkan gelar yang begitu unik seperti Liga Champions. Saya pikir Liga Champions bukan turnamen tentang siapa yang terbaik, melainkan turnamen tentang momen dan memahami apa yang harus dilakukan pada momen tersebut, dan saya pikir mungkin itulah celah yang masih dimiliki tim ini," ujar Rodri.

"Jika Anda bertanya kepada saya apakah ada peluang, itulah alasan saya datang ke sini," tegasnya.

Rodri Minta Barcelona Belajar dari Kesalahan

Catatan kelam mewarnai langkah Barcelona di ajang Liga Champions dalam beberapa tahun terakhir. Rodri menegaskan bahwa kecerobohan berupa kartu merah, hukuman penalti, hingga kebobolan yang tak perlu wajib diminimalkan saat melakoni laga hidup-mati di fase gugur.

Menurut pandangannya, Barcelona tidak mesti selalu tampil dengan gaya menyerang yang terlampau dominan. Ketahanan serta konsistensi di lini belakang justru berpotensi menjadi faktor pembeda sewaktu berhadapan dengan klub-klub raksasa.

"Ini sedikit seperti yang Anda katakan, mereka harus mengendalikan momen-momen yang menentukan dalam sebuah pertandingan dua leg, ketika pertandingan penting datang. Kartu merah, penalti, mungkin tidak kebobolan lebih banyak dari yang diperlukan," papar Rodri.

"Semua hal itu menentukan apakah Anda lolos atau tidak. Jadi, mungkin lebih berharga untuk tidak terlalu produktif dalam menyerang tetapi lebih konsisten dan solid," tambahnya.

Rodri Sebut Pengalaman Jadi Kunci

Rodri menyadari bahwa Barcelona masih berada dalam fase pembenahan meski berhasil membuka awal musim secara menjanjikan. Ia meyakini bahwa penderitaan dari kegagalan masa lalu mampu ditempa menjadi amunisi berharga untuk mengatasi tekanan di panggung Liga Champions.

Penggawa Timnas Spanyol ini juga memandang perjalanan merebut piala bukan hal yang bisa diwujudkan secara instan. Pembelajaran dari tiap kegagalan di tiap musim akan membentuk mentalitas para pemain dalam memenangi laga-laga besar.

"Tim-tim yang mampu menang telah menunjukkan hal itu kepada Anda, jadi itulah ruang yang masih bisa kami perbaiki dan saya yakin akan hal tersebut. Namun, itu juga berkaitan dengan pengalaman," tutur Rodri.

"Saya selalu mengatakan bahwa sebelum Anda menang, Anda harus kalah dan belajar, dan kami yang pernah memenangkan hal-hal penting memahami hal itu. Saya sudah berkali-kali bermain di Liga Champions sebelum akhirnya kami mampu menang, jadi saya memahami bahwa ada proses pembelajaran dalam pengalaman tersebut, dan saya memahami bahwa para pemain belajar dari tahun ke tahun," pungkasnya.

Terkini