Cara Hilangkan Bau Bawang pada Talenan Kayu Agar Bebas Aroma Menyengat

Selasa, 15 September 2026 | 03:48:31 WIB
Ilustrasi Bawang pada Talenan Kayu.

JAKARTA - Perabot talenan kayu kerap diandalkan untuk memotong aneka bahan masakan, mulai dari buah, roti, sayuran, daging, hingga bawang.

Di antara beragam bahan tersebut, bawang menjadi salah satu yang meninggalkan jejak aroma paling tajam dan menyengat.

Bahkan bau bawang kerap kali masih tercium pekat meski permukaan kayu sudah dibilas. Kondisi ini tentu mengganggu, terutama jika talenan hendak dipakai mengolah buah atau roti.

Lantas, mengapa talenan berbahan kayu sangat mudah menyerap aroma bawang?

Bau tajam tercipta saat sel-sel bawang pecah dan merilis senyawa sulfur yang volatil. Ketika cairan bawang mengenai kayu, pori-pori dan seratnya yang tidak rapat akan menyerap cairan tersebut.

Goresan tajam dari pisau juga menjadi celah bagi cairan bawang untuk mengendap, sehingga aromanya menguap perlahan dan bertahan lama.

Berikut lima cara praktis untuk melenyapkan bau bawang yang menempel pada talenan kayu:

Cuci talenan hingga bersih Langkah utama menyeka aroma bawang adalah langsung mencuci talenan setelah dipakai. Jangan biarkan sisa irisan bawang mengering di atas permukaan kayu.

Singkirkan remahan bawang, lalu gosok kedua sisi kayu dengan air dan sabun cuci piring menggunakan spons. Fokuslah pada area yang dipenuhi bekas sayatan pisau.

Bilas hingga busa hilang sempurna. Ingat, hindari merendam talenan kayu di dalam wastafel karena air yang meresap bisa membuat kayu mengembang dan melengkung.

Keringkan talenan sebelum disimpan Usai dibilas, jangan terburu-buru memasukkan talenan ke dalam lemari. Tetesan air yang berhenti belum menandakan kayu sudah benar-benar kering.

Usap kedua sisinya memakai kain lap bersih, lalu sandarkan talenan secara berdiri di area berangin. Cara ini memastikan sirkulasi udara mengeringkan kedua sisi secara merata.

Menumpuk atau meletakkan talenan basah secara mendatar akan memicu kelembapan. Area yang lembap amat rentan memicu tumbuhnya jamur serta bau apek.

Pisahkan talenan berdasarkan penggunaannya Pertimbangkan untuk memisahkan penggunaan talenan berdasarkan jenis bahan pangan. Sediakan satu talenan khusus untuk bawang dan bumbu beraroma tajam.

Gunakan talenan terpisah untuk memotong buah, roti, atau makanan siap santap demi mencegah perpindahan aroma.

Pemisahan ini juga krusial untuk membedakan bahan mentah seperti daging dan unggas agar terhindar dari risiko kontaminasi silang. Memiliki dua atau tiga talenan sudah sangat cukup.

Gunakan garam untuk membantu mengangkat residu Jika aroma menyengat masih membandel, garam dapur bisa dimanfaatkan sebagai bahan pembersih ekstra. Basahi sedikit permukaan kayu, lalu taburkan garam secara merata.

Gosok perlahan menggunakan spons lembap guna mengangkat sisa residu di dalam celah goresan pisau, lalu bilas dan keringkan.

Namun, hindari teknik ini secara berlebihan atau menggosok terlalu keras. Butiran garam bersifat abrasif yang dapat mengikis permukaan kayu hingga menjadi kasar.

Gunakan lemon untuk membantu menetralisasi aroma Potongan buah lemon juga ampuh menetralkan bau tak sedap pada peralatan dapur. Usai talenan dicuci bersih, usapkan irisan lemon ke seluruh permukaannya.

Diamkan beberapa saat agar kandungan asamnya bekerja, kemudian bilas dengan air bersih dan segera keringkan.

Aroma segar khas lemon sanggup menyamarkan bau bawang yang tersisa. Pastikan talenan langsung dikeringkan dan tidak dibiarkan basah terlalu lama.

Terkini