Puncaki Klasemen MotoGP 2026, Marc Marquez Tak Boleh Lengah

Selasa, 15 September 2026 | 02:55:32 WIB
Marc Marquez [FOTO: NET].

JAKARTA - Manajer Umum Ducati, Gigi Dall'Igna, meyakini Marc Marquez sanggup melewati sisa musim MotoGP 2026 secara baik walau belum mengantongi banyak pengalaman bersama tunggangannya di pelbagai sirkuit tersisa.

Marc Marquez kini menjadi salah satu kandidat kuat juara dunia MotoGP 2026 usai memenangi MotoGP San Marino 2026 pada Minggu (13/9/2026).

Kemenangan itu menjadikan Marquez sanggup menyamai raihan poin Jorge Martin yang cuma finis pada urutan kelima di balapan tersebut.

Saat ini, Marc Marquez mengemas 274 poin, sama persis dengan Jorge Martin. Marquez berhak menduduki posisi teratas klasemen berkat torehan kemenangan yang lebih banyak.

Marquez Belum Aman

Akan tetapi, posisi pebalap berjuluk The Baby Alien tersebut belum sepenuhnya aman. Jorge Martin serta rekan setimnya di Aprilia, Marco Bezzecchi, masih memendam peluang untuk merengkuh gelar juara dunia.

Bezzecchi sendiri gagal finis pada MotoGP San Marino 2026 usai terjatuh saat berada di posisi terdepan, cuma berselang sebentar usai balapan dimulai.

Meskipun Marquez saat ini berada pada posisi menguntungkan, Gigi Dall'Igna menegaskan Ducati tak ingin menganggap remeh persaingan perebutan gelar juara dunia.

"Seperti biasa, Kejuaraan Dunia berakhir di Valencia. Jadi, sampai tiba di Valencia, kami harus terus percaya dan berjuang keras," tutur Dall’Igna, dilansir dari Sky Italia.

"Kami tahu situasi di awal tahun agak tidak biasa. Kami berusaha tetap tenang dan fokus, serta berupaya melakukan perbaikan tanpa banyak kegaduhan dan hal-hal yang biasanya menjadi masalah ketika tekanan meningkat.

"Menurut saya, kami berhasil menanganinya dengan baik. Marc pun tampil apik. Ia tetap berpikir jernih dan mampu melakukan apa yang diperlukan untuk kembali ke jalur yang tepat."

"Perjuangan belum usai. Masih ada tujuh balapan tersisa, sekitar sepertiga dari total musim kejuaraan, sehingga hasilnya belum bisa dipastikan," imbuhnya.

Ducati Hormati Pesaing Marquez

Dall'Igna lantas mengingat lagi situasi yang dihadapi Marc Marquez pada MotoGP 2025. Sewaktu itu, Marquez mesti melewatkan beberapa seri, seperti Phillip Island, Sepang, Portimao, dan Valencia usai mengalami insiden bersama Marco Bezzecchi di Mandalika.

Walau demikian, Dall'Igna meyakini pengalaman Marquez mampu membantunya melintasi sisa musim MotoGP 2026 dengan baik.

"Marc memiliki begitu banyak pengalaman sehingga, sejujurnya, menurut saya tidak masalah jika ia melewatkan beberapa balapan tersisa antara sekarang hingga akhir tahun," tuturnya.

Di lain sisi, Ducati masih menyimpan pekerjaan rumah terkait daya cengkeram ban belakang bila dibandingkan Aprilia sewaktu memakai ban belakang berkonstruksi lebih keras.

Ban dengan konstruksi tersebut bakal kembali dipakai sewaktu Marc Marquez serta rekan setimnya, Francesco Bagnaia, membalap di beberapa seri mendatang, termasuk di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, Mandalika, dan Phillip Island.

Mengenai persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026, Dall'Igna mengaku tetap menaruh hormat pada Aprilia yang mengandalkan Jorge Martin dan Marco Bezzecchi.

"Bagi saya, semua pebalap yang secara matematis masih berpeluang memperebutkan Kejuaraan Dunia adalah pesaing dan layak mendapatkan penghormatan tertinggi," tuturnya.

"Saya tegaskan kembali, menurut pendapat saya, syarat utama untuk mengalahkan lawan adalah dengan menghormati mereka. Oleh karena itu, saya meyakini bahwa siapa pun yang mampu bersaing memperebutkan Kejuaraan Dunia layak mendapatkan penghormatan kami," tambah Dall'Igna.

Terkini