Purbaya Rombak Ratusan Pejabat Kemenkeu, Eselon I Menyusul?

Jumat, 11 September 2026 | 18:38:32 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa [FOTO: NET].

JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melancarkan perombakan besar-besaran terhadap ratusan pejabat eselon II dan eselon III di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Purbaya merinci, bongkar pasang kabinet internal Kemenkeu kali ini melibatkan sekitar ratusan aparatur sipil negara (ASN). Perinciannya, perombakan eselon II mencapai kisaran 50 posisi, sementara perombakan pejabat eselon III sekitar 350 ASN.

"Jadi cukup banyak. Ini kan biasa, reorientasi lah setahun sekali seperti itu. Ada yang mutasi, memang zamannya sekarang, jadi ini bukan hal yang khusus," ungkap Purbaya seusai prosesi pelantikan di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (10/9/2026).

Dalam arahannya, bendahara negara menggarisbawahi bahwa sebuah organisasi tidak boleh berjalan statis di tengah dinamika tantangan ekonomi yang kian kompleks. Oleh karena itu, langkah penyegaran diperlukan demi membuka ruang bagi talenta yang ada untuk mengemban tanggung jawab yang lebih besar.

Purbaya juga menekankan urgensi penerapan prinsip the right man on the right place dalam setiap penempatan pejabat baru.

"Rotasi dan mutasi bukan tujuan akhir, yang paling penting adalah apa yang berubah setelah Saudara berada di tempat yang baru," ujarnya.

Sinyal Perombakan Eselon I

Lebih lanjut, Purbaya turut menanggapi rotasi spesifik di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang memakan porsi cukup besar, yaitu sekitar 175 posisi. Kendati tampak mendominasi, Purbaya menepis anggapan adanya kondisi khusus atau evaluasi luar biasa di balik mutasi pada otoritas pajak tersebut.

Menurut penjelasannya, rotasi di DJP merupakan rotasi normal karena hanya menyasar pejabat fungsional.

Menariknya, Purbaya justru melempar sinyal bahwa kejutan perombakan yang sesungguhnya baru akan menyasar jajaran pucuk pimpinan direktorat di Kemenkeu atau kursi eselon I.

"Itu hanya rotasi biasa. Yang istimewa kan atasnya [eselon I] kan? Nanti, belum," tutup Purbaya.

Terkini