Deretan Perangkat di Rumah yang Bikin Tagihan Listrik Membengkak

Kamis, 03 September 2026 | 05:57:02 WIB
Ilustrasi Menggunakan Microwave.

JAKARTA - Lonjakan biaya tagihan listrik bulanan kerap kali timbul tanpa disadari oleh para pemilik rumah. Walaupun mayoritas alat elektronik telah dimatikan, beberapa di antaranya rupanya tetap menyedot aliran daya secara konstan—fenomena yang lazim dikenal sebagai vampir energi.

Menukil laporan Martha Stewart, alat elektronik yang dibekali layar digital, penunjuk waktu, atau yang senantiasa terhubung ke jaringan internet akan terus mengonsumsi listrik meskipun tidak dipakai secara aktif.

Penumpukan daya yang terambil secara terus-menerus ini menjadi pendorong utama membengkaknya biaya pengeluaran listrik rumah tangga.

Deretan Alat Elektronik di Rumah yang Boros Listrik Tanpa Disadari

Pemanas Air: Pakar pemipaan, Aaron Adams, menyebutkan bahwa pemanas air beroperasi nonstop guna menjaga suhu air di tangki. Model lama bahkan bisa menyedot daya hingga 4.000 watt akibat endapan yang menghambat pemanasan.

Pendingin Ruangan (AC): Perangkat AC menyumbang porsi terbesar konsumsi listrik rumah tangga, yakni menyentuh 40 persen. Mengombinasikan pemakaian AC dengan kipas angin bisa menjadi jalan keluar efisien untuk menekan beban daya.

Kulkas: Sebagai alat yang wajib beroperasi 24 jam, kulkas memerlukan daya konstan yang terbilang besar. Efisiensi energi dapat ditingkatkan dengan memastikan karet pintu tertutup rapat, membatasi frekuensi membuka pintu, serta menjaga kapasitas kulkas agar tidak kosong.

Mesin Cuci dan Pengering Pakaian: Pemakaian fitur air panas pada mesin cuci menguras energi dalam jumlah besar. Sementara itu, mesin pengering pakaian tergolong salah satu alat paling boros daya. Mengeringkan pakaian secara alami di bawah sinar matahari dapat memangkas konsumsi daya secara signifikan.

Oven Listrik: Oven memerlukan pasokan daya besar guna mencapai dan mempertahankan suhu tinggi. Proses pemanasan awal turut menambah konsumsi daya, sehingga memasak beberapa porsi makanan sekaligus dalam satu waktu menjadi langkah yang jauh lebih hemat.

Microwave: Microwave tetap menyedot aliran listrik walau sedang tidak dipakai untuk memanaskan makanan. Keberadaan layar jam digital yang menyala secara konstan menjadi penarik daya tersembunyi.

Router Wi-Fi: Perangkat ini didesain untuk beroperasi secara terus-menerus demi menjaga koneksi internet. Bergantung pada modelnya, router Wi-Fi dapat mengonsumsi daya hingga 20 watt secara konstan selama 24 jam.

Speaker Pintar: Speaker pintar selalu berada dalam kondisi siaga demi memproses perintah suara pengguna kapan saja. Sensor, layar, dan koneksi internet yang tetap aktif memicu aliran listrik terus berjalan.

Televisi dan Perangkat Hiburan: Televisi, konsol gim, serta dekoder yang dibiarkan dalam mode siaga tetap menyedot daya. Menggunakan terminal listrik ber-sakelar memudahkan pemutusan arus secara total saat perangkat sedang tidak digunakan.

Terkini