Jangan Asal Campur, Ini 5 Kombinasi Buah yang Bikin Perut Kembung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:59:31 WIB
Ilustrasi Makanan Buah dan Sayuran.

JAKARTA — Menggabungkan beberapa jenis buah ke dalam satu wadah salad atau olahan smoothie sekilas tampak menyehatkan. Kendati demikian, tidak semua racikan buah dapat menyatu dengan baik saat masuk ke dalam tubuh.

Sejumlah perpaduan buah justru dianjurkan untuk dihindari oleh pakar nutrisi lantaran berisiko memicu gangguan pada saluran pencernaan.

Dokter ahli gizi dari Vietnam Institute of Applied Medicine, Toan Thi Ngoc Anh, menjelaskan bahwa setiap varian buah memiliki laju pencernaan yang berbeda-beda.

"Akibatnya, kombinasi buah tertentu bisa mengganggu sistem pencernaan seiring waktu berjalan," ujar Anh, melansir VN Express.

Anh mengelompokkan jenis buah berdasar karakteristiknya, yakni kelompok asam seperti jeruk dan lemon, kelompok manis seperti pisang dan anggur, kelompok netral seperti pepaya dan apel, serta kelompok kaya air seperti semangka dan melon.

Tiap kelompok tersebut dicerna dengan durasi berbeda serta bekerja paling optimal pada tingkat pH lambung tertentu. Mencampur kelompok buah yang tidak cocok dapat menghambat proses cerna, memicu fermentasi makanan di lambung, hingga menyebabkan perut kembung dan begah.

Kombinasi Buah yang Tidak Disarankan

Agar manfaat nutrisi yang didapat bisa maksimal, hindari beberapa campuran buah berikut ini.

Melon dan Varian Buah Lain Melon dan semangka mengandung kadar air yang sangat tinggi. Buah dengan kandungan air melimpah akan melewati saluran pencernaan secara lebih cepat.

Menyajikan buah kaya air seperti melon bersamaan dengan buah lain yang berlaju cerna lambat dapat mengacaukan proses pencernaan. Melon akan mengalami fermentasi di usus sehingga memicu timbulnya kembung dan ketidaknyamanan.

Di samping itu, melon memiliki enzim pencernaan mandiri yang dapat berbenturan dengan buah lain sehingga memperparah gangguan cerna.

Anh menganjurkan untuk mengonsumsi melon secara tersendiri, setidaknya diberi jeda 30 menit sebelum atau sesudah menyantap buah serta makanan lainnya.

Buah Bertepung dan Buah Tinggi Protein Buah seperti pisang tergolong memiliki kandungan pati yang tinggi. Di sisi lain, jenis buah seperti jambu, alpukat, dan kiwi menyimpan protein dalam jumlah lebih banyak. Kedua tipe ini sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan.

Menurut Anh, mengonsumsi keduanya secara sekaligus akan memaksa tubuh memproduksi beragam enzim pencernaan secara bersamaan. Hal ini berpotensi melambatkan proses cerna hingga menyebabkan perut kembung.

Buah Asam dan Buah Manis Hindari mencampur buah berasa asam seperti jeruk, stroberi, dan apel dengan buah manis alami seperti pisang atau anggur. Keduanya lebih rentan mengalami fermentasi selama proses cerna apabila disantap bersamaan.

Perpaduan kedua kelompok ini juga bisa memicu perubahan pH lambung secara mendadak. Dampaknya dapat menimbulkan mual, kondisi asidosis ringan, pusing, hingga badan terasa lemas.

Pepaya dan Lemon Pepaya maupun lemon sama-sama kaya akan nutrisi jika dinikmati secara terpisah. Akan tetapi, menyatukan keduanya dapat mengganggu keseimbangan hemoglobin yang berisiko memicu gejala anemia.

Bagi anak-anak yang organ pencernaannya belum terbentuk sempurna, perpaduan pepaya dan lemon bisa mengakibatkan gangguan metabolisme atau reaksi alergi.

Buah dan Sayuran Buah dan sayuran sering kali dicampur bersama dalam sajian salad. Padahal, paduan ini sebaiknya dipertimbangkan ulang.

Buah sarat akan kandungan gula alami, sedangkan sayuran tinggi akan serat tidak larut yang memerlukan waktu lebih lama untuk dicerna. Mengondisikan keduanya masuk bersamaan dapat memperlambat seluruh proses cerna dan mengurangi penyerapan nutrisi ke dalam tubuh.

Sebagai contoh, memadukan selada dengan potongan nanas yang kerap dijumpai pada mangkuk salad.

Selain persoalan kombinasi, porsi buah yang disantap juga harus dibatasi. Mengonsumsi buah dalam jumlah terlampau banyak dalam tempo singkat dapat membebani pencernaan akibat tingginya asupan gula dan serat.

Anh turut menyarankan agar konsumsi buah dilakukan dengan jeda 1 hingga 2 jam sebelum atau sesudah makan makanan utama.

Terkini