BULETINENERGI.COM — Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Macan Kemayoran menjelang dimulainya kompetisi. Pelatih Shin Tae Yong memanfaatkan laga ini untuk menguji kedalaman skuad, terbukti dari sejumlah perubahan besar di babak kedua.
Gol Cepat dan Penalti Kontroversial di Babak Pertama
Persija langsung tampil menekan sejak peluit awal. Bahkan sebelum laga genap berjalan 30 detik, Jeremejeff sudah menciptakan peluang berbahaya pertama. Namun, Brisbane perlahan keluar dari tekanan dan mulai menguasai alur permainan memasuki menit ke-10.
Meski mendominasi penguasaan bola, Brisbane gagal menembus rapatnya organisasi pertahanan Persija. Justru tuan rumah yang lebih dulu unggul di menit ke-14. Berawal dari pergerakan Jeremejeff yang sulit dihentikan di kotak penalti, bek Brisbane terpaksa menjatuhkannya. Wasit menunjuk titik putih, dan Jeremejeff yang menjadi eksekutor sukses menaklukkan kiper Dean Bouzanis.
Sebelum gol tersebut, Ilham Rio Fahmi nyaris membuka skor lebih dulu. Namun, tendangan volinya masih membentur mistar gawang. Di sisa babak pertama, Brisbane mencoba merespons lewat dua peluang tendangan bebas dari jarak dekat, tetapi eksekusi Taehe Nam belum menemui sasaran.
Dua Gol Cepat di Awal Babak Kedua Hancurkan Brisbane
Shin Tae Yong melakukan sejumlah perubahan di babak kedua. Rayhan Hannan menggantikan Arlyansyah Abdulmanan, sementara Pratama Arhan masuk untuk mengisi pos bek sayap kiri. Keputusan ini langsung berbuah manis.
Empat menit babak kedua berjalan, Kerim Memija menggandakan keunggulan. Bek bernomor punggung 50 itu dengan tenang mencungkil bola melewati Bouzanis setelah lepas dari kawalan bek Brisbane. Persija unggul 2-0.
Keunggulan bertambah menjadi 3-0 pada menit ke-57. Lemparan jauh khas Arhan memaksa bek Brisbane melakukan kesalahan dalam membuang bola. Bola liar disambar Jeremejeff dengan kontrol dada sebelum melepaskan sepakan spektakuler yang tak mampu dihalau kiper.
Kesalahan Klasik Kiper di Menit Akhir
Unggul tiga gol membuat Persija semakin percaya diri. Meski Brisbane tampil agresif di sisa laga, barisan pertahanan tuan rumah yang dikawal Rizky Ridho dan Radovan Pankov tampil solid.
Gol keempat lahir di detik-detik akhir pertandingan. Dean Bouzanis gagal mengontrol bola dengan baik dari situasi umpan balik, dan kesalahan itu langsung dimanfaatkan pemain Persija untuk memastikan kemenangan 4-0.
Hasil ini menjadi sinyal positif bagi Persija. Selain kemenangan meyakinkan, performa apik Jeremejeff sebagai striker anyar dan solidnya lini belakang menjadi temuan penting bagi Shin Tae Yong jelang musim resmi.
Susunan Pemain Inti:
Persija: Nadeo Arga Winata; Denis Kolinger, Rizky Ridho (C), Radovan Pankov, Kerim Memija, Ilham Rio Fahmi; Stjepan Loncar, Fabio Calonego; Witan Sulaeman, Alex Jeremejeff, Arlyansyah Abdulmanan
Brisbane Roar: Dean Bouzanis; Jacob Nasso, Thomas Aldred (C), Tate Russell, Hosine Bility; Noah Maieroni, Taehe Nam, Marko Ilic, Milorad Stajic, Virgiliu Postolachi, Sebit James Ngor