Siapkan Tanda Kehormatan HUT Ke-81 RI, Sejumlah Menteri Masuk Daftar

Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:03:01 WIB
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi [FOTO: NET].

JAKARTA - Pemerintah berencana menganugerahkan penghargaan tanda kehormatan bagi sejumlah figur individu yang dinilai berjasa serta menorehkan prestasi gemilang bagi negara, di mana momen penyerahan tersebut dijadwalkan berlangsung kira-kira berselang satu pekan pasca perhelatan upacara peringatan Detik-detik Proklamasi Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa proses perumusan pemberian penghargaan bergengsi itu hingga kini masih berada dalam koridor tahap finalisasi. Pihak pemerintah sendiri belum memutuskan secara pasti terkait total kuota jumlah maupun rincian daftar nama figur penerima anugerah pada tahun ini.

"Direncanakan satu minggu setelah peringatan Detik-detik Proklamasi," kata Prasetyo seusai menyaksikan gladi kotor persiapan upacara HUT Ke-81 RI di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Prasetyo menuturkan bahwa jajaran pemerintah telah intensif menggelar serangkaian forum diskusi bersama Presiden Prabowo Subianto guna mematangkan daftar kandidat calon penerima tanda kehormatan tahun ini. Berdasarkan keterangannya, latar belakang figur penerima anugerah dipastikan tidak berasal dari satu sektor bidang tunggal saja.

"Belum, sedang kami finalisasi tapi kami pastikan bahwa akan banyak sekali variasinya," ujarnya.

Ia memaparkan lebih lanjut bahwa salah satu segmen kelompok yang turut masuk dalam radar daftar pertimbangan strategis adalah para insan individu yang mendedikasikan pengabdiannya di ranah teknologi serta sukses melahirkan karya paten riset yang mendapat pengakuan resmi di kancah global internasional.

"Individu-individu yang mengabdikan diri di bidang teknologi sehingga sampai memiliki paten-paten teknologi yang itu diakui di dunia internasional itu juga salah satu yang masuk di dalam daftar," kata Prasetyo.

Kendati demikian, Prasetyo mengaku pihaknya belum dapat memberikan kepastian apakah total kuota jumlah penerima anugerah penghargaan pada tahun ini bakal mengalami lonjakan angka yang lebih banyak jika dikomparasikan dengan tahun sebelumnya.

"Kalau secara jumlah belum, belum mengerucut," ujarnya.

Menteri Masuk Daftar

Prasetyo mengemukakan bahwa mekanisme alur seleksi figur penerima tanda kehormatan negara ini masih merangkum pelbagai unsur elemen masyarakat yang majemuk. Menariknya, sejumlah nama menteri turut tercatat masuk ke dalam jajaran daftar calon kuat penerima penghargaan tahun ini.

Menurut pandangannya, pemerintah tidak mematok riwayat kepemilikan anugerah tanda kehormatan masa lalu sebagai indikator acuan penentu utama. Titik berat penilaian justru difokuskan secara proporsional pada esensi capaian prestasi nyata serta darma bakti jasa yang telah didedikasikan bagi kemajuan negara.

"Pendekatannya bukan belum pernah atau tidak pernah ya, tetapi prestasi apa yang kemudian dianggap layak untuk menerima tanda kehormatan dari negara," jelasnya.

Terkini