JAKARTA - Vitamin C tergolong sebagai salah satu nutrisi krusial yang dibutuhkan tubuh demi menjaga daya tahan, membantu pembentukan kolagen, hingga mempercepat pemulihan luka.
Lantaran tubuh tak mampu memproduksi maupun menyimpannya pada kuantitas besar, asupan vitamin C patut dipenuhi saban hari lewat makanan ataupun suplemen jika diperlukan.
Sekiranya kebutuhan vitamin C tak terpenuhi, tubuh mampu memunculkan serangkaian sinyal.
Cermati delapan gejala yang sanggup mengindikasikan kadar vitamin C mulai menyusut, seperti disadur Glamour, Selasa (4/8/2026).
8 Tanda tubuh kekurangan vitamin C
Mudah terserang flu atau infeksi
Salah satu gejala yang paling kerap mengemuka yakni tubuh menjadi kian rentan terserang flu, batuk, ataupun infeksi ringan.
Vitamin C memegang peranan menyokong kerja sel-sel sistem imun dalam menangkal kuman pemicu penyakit.
Pangan Kemasan Wajib Cantumkan Kandungan Gula, Garam, dan Lemak
Artikel Kompas.id
"Setiap sel dan jaringan dalam tubuh membutuhkan nutrisi ini agar dapat berfungsi dan memperbaiki diri dengan baik,” kata apoteker sekaligus Co-Founder Victoria Health, Shabir Daya.
Kulit menjadi kering dan kasar
Kulit yang terasa kian kering, kasar, ataupun terkesan kusam turut dapat dihubungkan dengan minimnya asupan vitamin C.
Nutrisi ini membantu pembentukan kolagen sekaligus memicu produksi ceramide yang memelihara kelembapan kulit sehingga kulit senantiasa sehat.
Mudah lelah dan suasana hati menurun
Bila tubuh terasa cepat letih meski kegiatan tak terlalu berat, defisiensi vitamin C sanggup menjadi salah satu pemicunya.
Daya memaparkan, vitamin C diperlukan dalam pembentukan norepinefrin, zat kimia otak yang berperan pada energi beserta suasana hati.
"Vitamin C diperlukan untuk memproduksi norepinefrin, neurotransmiter yang memengaruhi suasana hati dan kemampuan kami merasa berenergi," ujarnya.
Kadar zat besi rendah
Vitamin C membantu tubuh menyerap zat besi dari konsumsi makanan. Oleh sebab itu, defisiensi vitamin C sanggup memperparah risiko anemia defisiensi besi yang ditandai lewat tubuh lemas, pucat, atau mudah sesak sewaktu beraktivitas.
"Vitamin C membantu meningkatkan penyerapan zat besi," jelas ahli gizi Rhian Stephenson.
Kedua nutrisi tersebut saling menopang dalam memelihara produksi sel darah merah.
Rambut rapuh dan mudah patah
Rambut yang mudah patah atau terasa kian kering turut mampu menjadi sinyal tubuh kekurangan vitamin C.
Di samping berperan pada pembentukan kolagen, vitamin C membantu penyerapan zat besi yang vital guna menjaga pertumbuhan rambut tetap optimal.
Luka lebih lama sembuh
Manakala luka lecet atau goresan memerlukan durasi kian lama untuk pulih, hal itu mampu berkaitan dengan rendahnya produksi kolagen imbas minimnya vitamin C.
"Vitamin C tidak hanya memperbaiki struktur kulit, tetapi juga membantu proses perbaikannya,” ungkap Daya.
Gusi mudah berdarah
Gusi yang gampang berdarah sewaktu menggosok gigi dapat menjadi salah satu tanda awal kekurangan vitamin C.
Riset dari University of Washington memperlihatkan kadar vitamin C yang rendah berasosiasi dengan melonjaknya risiko perdarahan gusi, sehingga mencukupi asupan vitamin C dapat membantu meredakan keluhan tersebut.
Rambut tubuh tumbuh melengkung
Perubahan bentuk rambut pada lengan atau kaki hingga tampak melengkung mirip spiral (corkscrew hair) turut sanggup menjadi tanda kekurangan vitamin C.
Kondisi ini timbul imbas gangguan pembentukan kolagen pada folikel rambut dan umumnya membaik seusai kebutuhan vitamin C kembali terpenuhi.