Sampoerna Raih Laba Bersih Rp4,19 Triliun di Semester I 2026

Senin, 03 Agustus 2026 | 04:27:01 WIB
PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk.

JAKARTA - PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. (HMSP) mencatatkan lonjakan laba bersih hampir dua kali lipat sepanjang semester I 2026 hingga menyentuh Rp4,19 triliun.

Peningkatan profitabilitas ini didukung oleh pertumbuhan laba operasional, penurunan biaya penjualan, serta penyesuaian pada beban lain-lain dan pajak penghasilan.

Berdasarkan laporan keuangan resmi perseroan, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp4,19 triliun selama periode Januari hingga Juni 2026, melesat 97,06% dari posisi Rp2,13 triliun pada semester pertama tahun sebelumnya.

"Sejalan dengan itu, laba per saham dasar meningkat menjadi Rp36 dari sebelumnya Rp18," mengutip laporan keuangan HMSP, Senin (3/8/2026).

Dari sisi top line, penjualan bersih HM Sampoerna meningkat 2,4% secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp56,50 triliun dibanding Rp55,17 triliun pada semester I 2025.

Berdasarkan kategori produk, sigaret kretek mesin (SKM) tetap mendominasi perolehan omzet dengan kontribusi Rp34,23 triliun.

Sementara itu, segmen sigaret kretek tangan (SKT) menyumbang Rp16,41 triliun, dan produk bebas asap (smoke-free products) membukukan penjualan sebesar Rp1,23 triliun, naik dari Rp1,13 triliun pada paruh pertama 2025.

Kenaikan pendapatan turut membawa laba kotor tumbuh 10% menjadi Rp10,61 triliun dari Rp9,65 triliun. Adapun laba sebelum pajak melesat menjadi Rp5,41 triliun dari posisi Rp3,75 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Efisiensi beban usaha juga memperkuat capaian kinerja perseroan. Beban penjualan tercatat melandai menjadi Rp3,86 triliun dari Rp3,98 triliun, sedangkan beban umum dan administrasi naik tipis menjadi Rp1,68 triliun.

Di samping itu, pendapatan keuangan terangkat menjadi Rp208,78 miliar, sementara beban lain-lain membaik secara signifikan menjadi Rp110,54 miliar dari sebelumnya Rp553,60 miliar.

Beban pajak penghasilan juga menyusut menjadi Rp1,21 triliun dari posisi Rp1,62 triliun pada semester I 2025. Penurunan beban pajak tersebut turut menopang lonjakan profitabilitas perseroan.

Dari sisi neraca, total aset HMSP naik menjadi Rp55,13 triliun per 30 Juni 2026. Liabilitas perseroan naik menjadi Rp26,29 triliun, sedangkan total ekuitas terkoreksi menjadi Rp28,84 triliun.

Terkini