Porsi TPIA di Indeks ESG Leaders Naik, Bobot Sentuh 12,23 Persen

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:45:31 WIB
Porsi dan Bobot TPIA di Indeks ESG Meningkat, Saham Terangkat [FOTO: NET].

JAKARTA - Pihak Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi mengumumkan hasil evaluasi jajaran indeks untuk periode Juli 2026. Berdasarkan hasil pemutakhiran terbaru tersebut, porsi kepemilikan saham emiten PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) di dalam Indeks Environmental, Social and Governance (ESG) Leaders atau IDXESGL mengalami lonjakan yang signifikan.

Melalui rilis pengumuman BEI itu, tercatat jumlah lembar saham TPIA pada indeks IDXESGL sebelum dilakukannya evaluasi berada di angka 16,55 miliar saham, yang kemudian terkerek naik pascaevaluasi menjadi 39,54 miliar saham. Penguatan porsi tersebut turut mendongkrak persentase bobot TPIA di dalam indeks, melesat dari semula 5,02% kini menjadi 12,23%.

Pada saat ini, rasio free float milik TPIA terpantau berada pada level 25,41% dengan raihan ESG Risk Ratings di angka 16,37%.

Menyoroti kinerja pergerakan sahamnya, dalam perdagangan intraday hari Selasa (28/7/2026) tepat pukul 10.11 WIB, saham TPIA tercatat menguat tipis 0,48% atau setara tambahan 10 poin ke posisi Rp2.100. Level harga tersebut merepresentasikan tren kenaikan sebesar 16,99% dalam kurun waktu satu bulan ke belakang, kendati masih mencatatkan koreksi sedalam 70% secara year to date (YtD).

Bergeser pada catatan transaksi hari Senin (27/7/2026), saham TPIA membukukan aksi jual bersih (net sell) oleh investor asing senilai Rp99,55 miliar di pasar reguler. Secara terperinci, akumulasi investor asing yang melepas kepemilikan saham TPIA mencapai angka Rp228,73 miliar, sementara total aksi pembeliannya berada di kisaran Rp129,19 miliar.

Secara akumulatif year to date (YtD), total net sell asing pada saham TPIA menyentuh angka Rp5,51 triliun di pasar reguler. Volume total investor asing yang melakukan penjualan saham TPIA sejak awal tahun telah mencapai Rp26,45 triliun, di sisi lain investor asing yang membelinya tercatat sebesar Rp20,93 triliun.

Merujuk pada laman resmi BEI, penilaian aspek ESG memegang peranan krusial sebagai instrumen ukur dalam mengevaluasi penerapan praktik keberlanjutan di tubuh korporasi.

"Oleh karena itu, BEI terus berkomitmen untuk mendorong investasi berkelanjutan jangka panjang dan peningkatan praktik ESG di pasar modal Indonesia dengan cara bekerja sama dengan lembaga penilai ESG dan melakukan penilaian ESG atas Perusahaan Tercatat di BEI," tulis BEI, dikutip Selasa (28/7/2026).

IDX ESG Leaders sendiri merupakan indeks saham yang menghimpun korporasi-korporasi dengan performa penilaian keberlanjutan yang prima serta memiliki tingkat risiko kontroversi yang minim. Indeks ini difungsikan sebagai pedoman strategis bagi para investor yang berniat menanamkan modalnya secara etis serta bertanggung jawab.

Terkini