Anggito Abimanyu Pastikan Koordinasi KSSK Tetap Solid

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:08:02 WIB
LPS Pastikan Koordinasi KSSK Berlanjut Usai Perry Mundur [FOTO: NET].

JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu menegaskan bahwa koordinasi di dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) bakal terus berjalan secara berkesinambungan menyusul pengunduran diri Perry Warjiyo dari posisinya sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI).

“Saya kira kebijakan moneter ataupun koordinasi kebijakan dengan LPS, OJK, dan Menteri Keuangan akan terus berjalan, bahkan lebih kuat,” kata Anggito seusai Seminar Nasional ISEI Jakarta Komisariat Perbanas di Jakarta, Selasa.

Ia menuturkan bahwa langkah keputusan Perry menanggalkan jabatan akibat pertimbangan privat serta keluarga dipastikan tidak akan menggoyahkan sinergi lintas otoritas dalam upaya mengawal stabilitas sistem keuangan di tanah air.

Merujuk pada keterangan Anggito, Presiden Prabowo Subianto telah memanggil para pimpinan tinggi dari seluruh lembaga anggota KSSK bertempat di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (27/7/2026) malam hari.

Dalam agenda pertemuan tersebut, sambungnya, ditekankan bahwa publik sama sekali tidak perlu merasa cemas lantaran seluruh arah kebijakan yang sudah berjalan bakal tetap dipertahankan lewat penguatan kerja sama antarlembaga.

“Tadi malam sudah dikumpulkan oleh Bapak Presiden bahwa tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan karena ini adalah keberlanjutan dari kebijakan yang ada. Cuma kami akan membangun suatu sinergi yang lebih baik,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Anggito turut melontarkan ucapan terima kasih serta penghargaan setinggi-tingginya kepada Perry atas dedikasi dan masa baktinya selama menakhodai bank sentral.

“Saya kira kami ucapkan terima kasih kepada Pak Perry. Pengabdiannya luar biasa, karyanya nyata membuktikan,” ucap dia.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi pada Senin (27/7) secara resmi mengabarkan perihal pengunduran diri Perry dari kursi Gubernur BI. Pihak istana telah mendapati surat pengunduran diri tersebut pada hari Minggu (26/7), yang kemudian ditindaklanjuti oleh Presiden merujuk pada mekanisme perundang-undangan yang berlaku.

Sebagai tindak lanjut, Rapat Dewan Gubernur BI menetapkan Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti untuk mengemban amanah sebagai pejabat sementara Gubernur BI. Kebijakan penunjukan ini diambil guna menjamin estafet tugas serta kewenangan bank sentral dalam mengamankan stabilitas nilai tukar rupiah, merawat kelancaran sistem pembayaran, serta berpartisipasi menjaga stabilitas sistem keuangan secara menyeluruh.

Anggito kembali menambahkan bahwa jalinan koordinasi antarlembaga pengatur dalam KSSK kian rapat, ditopang oleh kondisi permodalan serta tingkat likuiditas perbankan nasional yang berada pada posisi sangat aman untuk menjaga ketahanan finansial.

Ia menguraikan bahwa performa sektor perbankan nasional saat ini masih disokong oleh ketahanan bantalan yang kokoh dalam menghadapi berbagai potensi dinamika global.

"Dana pihak ketiga meningkat 10 persen. Modal di sekitar 24 persen, jauh di atas ketentuan minimum. Rasio kredit bermasalah juga tetap rendah sekitar 2 persen. Artinya sistem perbankan kami secara agregat itu memiliki ruang yang cukup kuat untuk menghadapi ketidakpastian," ungkap dia.

Terkini