Ketahui Cara Tepat Memakai Pelembap Wajah Agar Hasilnya Lebih Optimal

Ketahui Cara Tepat Memakai Pelembap Wajah Agar Hasilnya Lebih Optimal
Ilustrasi Memakai Pelembap.

JAKARTA — Mengoleskan pelembap telah menjadi bagian penting dari rutinitas perawatan kulit sehari-hari. Akan tetapi, waktu pengaplikasian serta tata cara yang benar rupanya turut menentukan efektivitas produk tersebut pada kulit wajah.

Menyadur laman Real Simple pada Minggu (13/9/2026), dermatolog Marisa Garshick, MD, menerangkan bahwa pelembap berfungsi mengunci kadar air pada jaringan kulit sekaligus memperkuat fungsi lapisan pelindung kulit (skin barrier).

Momen paling ideal untuk menggunakan pelembap adalah sesaat setelah membasuh wajah, yakni ketika kondisi kulit masih sedikit basah. Keadaan ini sangat membantu mengunci sisa air yang tersisa di permukaan kulit.

Urutan pemakaian produk juga wajib diperhatikan. Usai membersihkan wajah, aplikasikan produk bertekstur paling cair seperti toner atau serum terlebih dahulu. Setelah itu, usapkan pelembap guna menjaga kelembapan kulit secara menyeluruh.

Dermatolog Lian Mack, MD, menyarankan agar pelembap diratakan ke seluruh area wajah hingga bagian yang kerap terabaikan, seperti batas garis rambut, daun telinga, leher, sampai area dada bagian atas.

Penentuan jenis produk pun idealnya menyesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing. Pemilik kulit berminyak serta rentan berjerawat dapat memakai pelembap bertekstur ringan dengan label non-comedogenic. Sementara itu, tipe kulit kering umumnya memerlukan formula pelembap yang lebih kaya (rich).

Bagi pemilik kulit sensitif, produk dengan formula sederhana serta bebas kandungan pewangi dapat menjadi pilihan tepat demi meminimalkan risiko timbulnya iritasi.

Pemakaian pelembap juga tidak perlu dilakukan secara berlebihan. Hal paling mendasar adalah memastikan seluruh area permukaan kulit terlapisi secara tipis dan merata.

Pelembap dapat dioleskan sekurang-kurangnya dua kali dalam sehari, utamanya pascamembersihkan wajah. Pada pagi hari, penggunaan pelembap wajib diakhiri dengan sapuan tabir surya (sunscreen) guna melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet.

Apabila kulit terasa kering di tengah aktivitas harian, pelembap boleh dioleskan kembali sesuai kebutuhan. Pada gangguan kulit tertentu seperti eksim atau psoriasis, frekuensi pemakaian bisa dilakukan lebih sering sesuai petunjuk dokter.

Melalui teknik aplikasi yang benar serta pemilihan produk yang tepat sesuai jenis kulit, pelembap dapat bekerja maksimal dalam menjaga hidrasi kulit sekaligus memelihara fungsi proteksinya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index