Kenaikan Harga Cabai Merah di Sumut Berpotensi Memicu Inflasi

Kenaikan Harga Cabai Merah di Sumut Berpotensi Memicu Inflasi
Ilustrasi Cabai Merah.

JAKARTA - Harga komoditas cabai merah di Sumatra Utara melonjak drastis dalam dua hingga tiga pekan belakangan. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), harga cabai merah di Pasar Petisah Kota Medan sempat menyentuh Rp60.000 per kilogram, sementara di Kota Sibolga mencapai Rp70.000 per kilogram.

Pengamat ekonomi Gunawan Benjamin mengungkapkan bahwa pergerakan harga cabai merah di pasaran Medan saat ini berkisar antara Rp60.000 hingga Rp65.000 per kilogram. Padahal pada akhir Agustus lalu, komoditas ini masih berada di kisaran Rp30.000 per kilogram.

Menurut analisisnya, lonjakan harga dipicu oleh kombinasi susutnya pasokan lokal di Sumatra Utara serta tingginya permintaan dari daerah tetangga seperti Aceh.

"Distribusi cabai merah belakangan ini mengalami pergeseran dan tidak seperti biasanya pada hari normal," ujarnya.

Wilayah Aceh yang umumnya menyuplai cabai ke Sumatra Utara kini justru mengambil pasokan dari Sumut. Kondisi ini diperparah dengan selesainya masa panen di Batubara yang merupakan salah satu sentra produksi utama.

"Dengan minimnya pasokan, saya memproyeksikan akan ada kebutuhan cabai merah yang signifikan, khususnya hingga panen besar dari wilayah Aceh. Saya memproyeksikan wilayah Aceh akan memasuki musim panen pada Oktober mendatang. Sehingga untuk sementara waktu kami akan menghadapi kemungkinan terjadinya guncangan atau shock sementara pada harga cabai merah," jelasnya.

Eskalasi harga ini dinilai berpotensi kembali menyumbang inflasi pada September 2026. Oleh karena itu, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) didorong untuk segera merumuskan langkah mitigasi demi meredam gejolak harga.

Guna mengatasi persoalan tersebut, pemerintah disarankan mengintensifkan skema transaksi dan distribusi antardaerah, terutama menyasar wilayah yang memiliki selisih harga cukup jauh.

"Umumnya memang pedagang besar sudah melakukannya, tetapi pemerintah perlu mendorong agar transaksi tersebut bisa lebih intens," pungkasnya.

Langkah penguatan distribusi serta koordinasi antarwilayah diharapkan mampu menjaga kestabilan pasokan cabai merah hingga musim panen berikutnya tiba.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index