Klarifikasi OpenAI Mengenai Kabar Produksi Cip Baru Bersama Samsung

Klarifikasi OpenAI Mengenai Kabar Produksi Cip Baru Bersama Samsung
Ilustrasi OpenAI.

JAKARTA – Pernyataan General Manager OpenAI Korea, Harrison Kim, soal kerja sama cip generasi berikutnya dengan Samsung Electronics sempat menyita perhatian publik teknologi global pada awal pekan ini. Namun tak lama setelah kabar itu menyebar luas, OpenAI buru-buru meluruskan duduk perkaranya.

Dalam konferensi pers, Kim menyebut kemajuan signifikan dalam produksi dan riset bersama dengan Samsung untuk cip masa depan perusahaan. Pernyataan ini muncul hanya beberapa pekan setelah OpenAI memamerkan cip inferensi generasi pertamanya, "Jalapeño", yang diklaim unggul dari GPU Blackwell milik Nvidia di berbagai beban kerja.

Banyak pihak sempat menafsirkan komentar tersebut sebagai sinyal kesepakatan produksi cip baru antara OpenAI dan raksasa elektronik asal Korea Selatan itu. Wajar saja, mengingat posisi Samsung sebagai salah satu pemain kunci di industri fabrikasi semikonduktor dan memori dunia.

Dilansir dari The Register, Jumat (11/9/2026), OpenAI kemudian menghubungi media untuk mengklarifikasi bahwa pernyataan Kim sebenarnya merujuk pada hubungan kerja sama yang sudah terjalin sejak Oktober tahun lalu, bukan kesepakatan yang benar-benar baru.

"Kami tidak memiliki pengumuman baru. Kami tidak pernah mengumumkan rencana untuk memproduksi chip melalui Samsung," demikian pernyataan juru bicara OpenAI.

Terlepas dari klarifikasi tersebut, hubungan OpenAI dengan Samsung tetap punya makna strategis penting. Sebagai perusahaan desainer cip tanpa pabrik sendiri (fabless), OpenAI harus bersaing ketat memperebutkan kapasitas produksi TSMC bersama raksasa lain seperti Nvidia dan AMD.

Selain soal produksi wafer atau lempengan silikon bahan dasar cip, pasokan memori berkecepatan tinggi (high bandwidth memory / HBM) yang dibutuhkan cip-cip OpenAI juga terbatas. Hanya ada tiga produsen besar di dunia yang mampu memproduksinya dalam skala besar, yakni SK Hynix, Micron, dan Samsung sendiri.

Kondisi ini membuat mendekatkan diri dengan Samsung menjadi langkah masuk akal bagi OpenAI, baik untuk mengamankan pasokan HBM generasi terbaru maupun membuka opsi fabrikasi alternatif di luar TSMC.

Terlebih, sejumlah perusahaan desain cip AI seperti Rebellions, Tenstorrent, dan Groq belakangan sukses memproduksi akselerator canggih di fasilitas Samsung. Ini menjadi bukti bahwa kapabilitas Samsung kini semakin diperhitungkan di industri cip AI global.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index