JAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui Baznas Tanggap Bencana (BTB) menerjunkan personel guna membantu proses pencarian dan pertolongan terhadap rombongan jurnalis yang hilang kontak di wilayah perairan Selat Sunda, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad menyampaikan bahwa keikutsertaan Baznas merupakan wujud respons kemanusiaan demi menyokong proses pencarian serta penyelamatan.
"Baznas terus berupaya hadir dalam situasi kedaruratan dan kemanusiaan. Dalam kondisi seperti ini, kami mendukung upaya pencarian dan pertolongan bersama unsur terkait agar proses penanganan dapat berjalan dengan baik," katanya dalam keterangan di Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Idy menegaskan bahwa skema koordinasi lintas instansi merupakan elemen krusial dalam tiap-tiap aksi respons kebencanaan yang digerakkan Baznas.
"Dalam pelaksanaannya, kami terus berkoordinasi dengan pihak-pihak yang terlibat di lapangan. Kami berharap seluruh proses pencarian dapat berjalan optimal dan para jurnalis beserta awak kapal dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat," ujar Idy Muzayyad.
Sebagaimana diketahui, kelompok yang dinyatakan hilang kontak tersebut mencakup lima jurnalis beserta tiga awak kapal yang terputus komunikasinya saat menjalankan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Pewarta foto ANTARA Muhammad Bagus Khoirunas tercatat sedang meliput erupsi Gunung Anak Krakatau berdampingan dengan empat pewarta foto lainnya, yakni Arie Basuki dari merdeka.com, Donal Husni (fotografer lepas), Yudhistira dari iNews, dan Daus dari Anadolu.
Kelima insan pers tersebut mulai hilang kontak sejak Senin (7/9) tatkala menempuh perjalanan menuju kawasan perairan Selat Sunda untuk mendokumentasikan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Di lokasi terpisah, pada hari ini, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menerjunkan 13 armada kapal pada operasi hari keempat pencarian lima jurnalis hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau yang disebar ke empat sektor.
Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad merinci 13 alutsista yang dikerahkan pada operasi hari keempat tersebut, meliputi KRI Kerambit 627, KN SAR Tetuka, KP Hayabusa, KN SAR Basudewa, KRI Leuser 924, KAL Anyer, KP Sanjaya, RIB 02 Banten, RBB P Peucang, RIB Lampung, KAL Pahowang, TB Gunung Santri, serta KRI Lepu.