MPR Ajak Masyarakat Doakan Keselamatan Jurnalis di Selat Sunda

MPR Ajak Masyarakat Doakan Keselamatan Jurnalis di Selat Sunda
Ilustrasi pencarian oleh TIM SAR.

JAKARTA - Ketua MPR Ahmad Muzani mengajak masyarakat mengirimkan doa demi keselamatan lima jurnalis beserta tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, saat meliput aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

“MPR RI mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk berdoa agar kelimanya dapat ditemukan dalam keadaan selamat tanpa kekurangan sesuatu apa pun,” kata Muzani dalam keterangannya diterima di Jakarta, Kamis.

Dia menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut, seraya mendoakan patroli pencarian yang dilakukan tim gabungan Badan SAR Nasional serta relawan dapat membuahkan hasil secepatnya.

“Kepada keluarga yang sampai hari ini menanti dan menunggu kabar, semoga Allah SWT memberi ketabahan,” ucap Muzani.

Adapun Kantor SAR Banten menyatakan operasi pencarian pada hari ketiga ini akan diperluas dengan penyisiran ke arah utara sekitar Gunung Anak Krakatau.

Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad di Pandeglang, Kamis, mengatakan operasi pencarian di sisi selatan telah ter-cover penuh hingga radius kurang lebih 20 nautical mile dari titik tengah Anak Gunung Krakatau.

Namun demikian, pada Kamis ini, tim SAR gabungan berencana memperluas area pencarian ke sisi utara dengan tetap berada di sekitar kawasan Anak Gunung Krakatau. Perluasan ini disesuaikan dengan hasil perhitungan arus, pergeseran ombak, serta arah angin.

Pihaknya juga akan terus melakukan penambahan personel maupun armada evaluasi yang dilakukan pada Rabu (9/9).

Di sisi lain, unsur TNI AL melalui Danlanal dipastikan tetap mengerahkan kapal besar untuk membantu proses pencarian sambil melakukan lego jangkar di sekitar lokasi.

"Operasi yang tengah berjalan difokuskan pada pencarian, mengingat kondisi medan yang tidak memungkinkan untuk melakukan evakuasi penyelamatan secara langsung," ujar Amrad.

Lima jurnalis bersama tiga kru kapal dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda pada Senin (7/9).

Kelima jurnalis tersebut, yakni M. Bagus Khoirunnas (Kantor Berita ANTARA Biro Banten), Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Kantor Berita Anadolu), dan Donal (jurnalis lepas).

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index