Bank Jateng Manfaatkan CJIBF 2026 untuk Perkuat Sinergi Investasi

Bank Jateng Manfaatkan CJIBF 2026 untuk Perkuat Sinergi Investasi
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi [FOTO: NET].

JAKARTA — Ajang Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2026 membukukan komitmen rencana investasi senilai Rp20,073 triliun bagi Provinsi Jawa Tengah. Forum yang diselenggarakan di Jakarta tersebut juga menghasilkan sebanyak 74 Letter of Intent (LoI) dari 36 pelaku usaha.

CJIBF 2026 dihadiri oleh sekitar 400 peserta yang terdiri atas perwakilan pemerintah pusat dan daerah, kedutaan besar negara sahabat, pengelola kawasan industri, asosiasi bisnis, BUMN/BUMD, sektor perbankan, serta calon investor baik dari dalam maupun luar negeri.

Direktur Utama Bank Jateng Bambang Widyatmoko mengutarakan bahwa Bank Jateng sebagai bank pembangunan daerah memegang peran penting dalam menyokong ekosistem investasi daerah, mulai dari membentangkan akses layanan dan pembiayaan hingga memenuhi kebutuhan transaksi para pelaku usaha.

Menurut Bambang, momentum CJIBF menjadi peluang bagi Bank Jateng untuk memperluas kolaborasi bersama para investor dan pelaku usaha, sekaligus menggali aneka potensi bisnis yang mampu memberikan nilai tambah bagi dunia usaha dan masyarakat Jawa Tengah.

“Berbagai potensi investasi yang muncul dalam forum ini tentu perlu dikawal bersama. Bank Jateng akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha agar peluang kerja sama yang ada dapat ditindaklanjuti secara konkret dan memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan,” kata Bambang dalam siaran pers, Jumat (4/9/2026).

Seiring dengan upaya memacu masuknya arus investasi ke Jawa Tengah, Bank Jateng turut mengoptimalkan CJIBF 2026 sebagai wadah mempererat sinergi dengan dunia usaha serta pemodal. Lewat ajang tersebut, Bank Jateng menjalankan penjajakan sekaligus menindaklanjuti berbagai potensi bisnis bersama investor dan pelaku usaha. Peluang kerja sama yang dijajaki mencakup fasilitas funding, lending, payroll, hingga transaction banking.

Salah satu bentuk kerja sama yang telah terealisasi yakni penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) layanan payroll antara Bank Jateng dan CV Jaya Setia Plastik (JSP). PKS itu ditandatangani oleh Direktur Bisnis Dana, Jasa dan UMKM Bank Jateng Anna Kusumarita bersama Owner CV Jaya Setia Plastik Fahruddin, serta disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Direktur Utama Bank Jateng Bambang Widyatmoko.

Layanan payroll tersebut bakal diterapkan secara bertahap. Pada fase awal, skema layanan mencakup sekitar 200 pekerja dari total kira-kira 4.000 karyawan CV Jaya Setia Plastik.

Direktur Bisnis Dana, Jasa dan UMKM Bank Jateng Anna Kusumarita menyampaikan, kemitraan ini merupakan bagian dari komitmen Bank Jateng dalam menghadirkan solusi perbankan yang dapat menopang kebutuhan operasional perusahaan sekaligus memberi kemudahan bagi para pekerja dalam mengakses layanan perbankan.

Menurut Anna, kolaborasi dengan pelaku usaha akan terus ditingkatkan sejalan dengan peran Bank Jateng dalam menyokong dinamika perekonomian dan pengembangan dunia usaha di Jawa Tengah.

“Harapannya, kerja sama ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi perusahaan maupun karyawan. Bank Jateng siap menjadi mitra dalam mendukung aktivitas bisnis dan kebutuhan transaksi perusahaan,” tambahnya.

Selanjutnya, Bank Jateng melalui Kantor Cabang Kudus bakal menindaklanjuti eksekusi layanan payroll JSP sembari menggali peluang bisnis perusahaan secara lebih luas.

Selain kolaborasi dengan JSP, Bank Jateng juga akan memproses tindak lanjut atas berbagai potensi kerja sama dengan investor dan pelaku usaha yang dijaring melalui rangkaian One-on-One Meeting, Business Meeting, maupun aktivitas booth selama ajang CJIBF 2026 berlangsung.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index