JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat) resmi menjalin kemitraan strategis dengan Rumah Sakit (RS) PMI Bogor demi memperluas jangkauan ekosistem keuangan syariah sekaligus membawa dampak sosial positif bagi publik lewat sektor kesehatan.
Kolaborasi ini diresmikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang mengusung tema “Sinergi Gerakan Sosial Rumah Sakit serta Pemanfaatan Produk, Jasa, dan Layanan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk”.
Direktur Bank Muamalat Ricky Rikardo Mulyadi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu, menegaskan bahwa kesepakatan ini merupakan wujud nyata penjelmaan semangat maqashid syariah, terutama prinsip hifzh an-nafs atau menjaga jiwa, melalui dukungan pada layanan kesehatan dan aksi kemanusiaan.
“Kemitraan dengan RS PMI Bogor adalah upaya konkret Bank Muamalat untuk menghadirkan nilai ekonomi syariah yang tidak hanya berorientasi pada transaksi, tetapi juga memberikan kemaslahatan. Kami ingin membangun ekosistem yang mengintegrasikan kebutuhan finansial, spiritual dan sosial secara utuh dan berkelanjutan,” ujar Ricky.
Lewat kesepakatan tersebut, pihak perbankan telah menyiapkan paket program employee benefit yang dikhususkan bagi jajaran dokter, tenaga medis, karyawan, hingga keluarga besar RS PMI Bogor.
Skema program ini menggabungkan aneka solusi finansial, kebutuhan spiritual, serta pemenuhan social well-being dalam satu wadah ekosistem layanan perbankan syariah yang terintegrasi.
Ricky menambahkan, fasilitas employee benefit ini mencakup penyediaan layanan payroll, fasilitas perbankan syariah, hingga saluran pembiayaan hunian, kebutuhan multiguna, kendaraan, serta investasi emas.
Bank Muamalat turut menghadirkan layanan DPLK Syariah Muamalat untuk membantu pengelolaan keuangan serta jaminan kesejahteraan para staf rumah sakit saat memasuki masa purnabakti.
Di samping itu, bank syariah pelopor di tanah air ini juga menyajikan program perancangan ibadah haji dan umrah melalui sarana edukasi dan solusi finansial yang terukur.
Penawaran ini dirancang khusus untuk mempermudah para dokter, tenaga kesehatan, dan staf dalam menyiapkan kebutuhan ibadah ke Tanah Suci secara lebih matang.
Pada dimensi sosial, Bank Muamalat bersama Baitulmaal Muamalat (BMM) menggulirkan gerakan penghimpunan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF).
Inisiatif ini diharapkan dapat mempermudah segenap keluarga besar RS PMI Bogor dalam menunaikan kewajiban ZISWAF sekaligus berpartisipasi dalam aneka program sosial dan aksi kemanusiaan.
“Bank Muamalat tidak hanya mendukung kesejahteraan finansial, lebih dari itu memberikan ruang bagi pemenuhan kebutuhan spiritual dan kepedulian sosial keluarga besar RS PMI Bogor,” kata Ricky.
Guna mendukung kebutuhan kelembagaan, Bank Muamalat menawarkan ragam solusi finansial syariah bagi RS PMI Bogor sebagai institusi, termasuk instrumen Sharia Restricted Investment Account (SRIA) untuk pengelolaan dana berbasis syariah.
Hadirnya SRIA sosial menjadi sarana blended-financing dalam lingkup keuangan syariah yang efektif memaksimalkan potensi pemanfaatan dana serta aset umat.
Instrumen ini dirancang mampu menciptakan dampak sosial berkelanjutan berupa penyediaan akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, sejalan dengan prinsip impacted investment, maqashid syariah, dan Sustainable Development Goals (SDGs).
Sinergi antara Bank Muamalat dan RS PMI Bogor diharapkan berkembang menjadi bentuk kolaborasi jangka panjang yang memberi maslahat bagi lembaga, tenaga medis, staf, hingga masyarakat luas.
“Suksesnya kolaborasi ini tidak semata-mata diukur dari nilai bisnis saja, tapi seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat. Kami berharap model kerja sama ini dapat menjadi rujukan yang mengintegrasikan aspek bisnis, spiritual dan sosial dalam satu ekosistem yang berkelanjutan,” tutup Ricky.