4-6 Jam Sehari Mengakses Internet, Berapa Lama Orang Indonesia Benar-Benar Memegang HP?

4-6 Jam Sehari Mengakses Internet, Berapa Lama Orang Indonesia Benar-Benar Memegang HP?

BULETINENERGI.COM — Smartphone menjadi perangkat utama dalam kebiasaan daring ini. Survei menegaskan posisinya sebagai alat paling dominan untuk berselancar di dunia maya.

Smartphone Mendominasi, Laptop Tertinggal Jauh

APJII mencatat 84,31 persen responden menggunakan smartphone untuk mengakses internet. Laptop hanya dipakai 9,41 persen responden, disusul smart TV atau konsol game 3,02 persen, tablet 2,39 persen, dan PC desktop 0,85 persen.

Dominasi ini wajar. Dari bangun tidur hingga menjelang tidur, HP dipakai untuk bekerja, belajar, belanja online, transaksi perbankan, sampai mencari hiburan.

Angka 4-6 Jam Bukan Patokan Pasti

Data APJII perlu dibaca hati-hati. Survei ini mengukur durasi akses internet, bukan lama seseorang menatap layar HP.

Seseorang bisa menghabiskan lima jam dengan HP-nya tanpa benar-benar terhubung ke internet. Sebaliknya, pekerja yang menggunakan laptop berjam-jam bisa mencatat durasi internet tinggi tanpa banyak memegang ponsel.

Hingga kini, belum ada penelitian spesifik yang menyebut rata-rata pasti berapa lama orang Indonesia memakai HP dalam sehari.

Koneksi Seluler Lampaui Jumlah Penduduk

DataReportal dalam Digital 2026 memperkuat besarnya peran perangkat seluler. Pada Oktober 2025, Indonesia mencatat sekitar 230 juta pengguna internet atau 80,5 persen dari total populasi.

Lebih menarik lagi, ada sekitar 331 juta koneksi seluler aktif di periode yang sama. Jumlah ini setara 116 persen dari populasi Indonesia.

Angka itu bukan berarti setiap orang punya lebih dari satu HP. Satu orang bisa memiliki beberapa nomor, misalnya untuk keperluan pribadi dan pekerjaan. Yang jelas, perangkat seluler memegang peran krusial dalam kehidupan digital masyarakat.

Bukan Sekadar Scrolling Medsos

Aktivitas di smartphone kini jauh lebih beragam ketimbang sekadar membuka media sosial. DataReportal mencatat sekitar 180 juta identitas pengguna media sosial di Indonesia pada Oktober 2025, setara 62,9 persen populasi.

Platform video juga digandrungi. YouTube memiliki potensi jangkauan iklan sekitar 151 juta pengguna di Indonesia pada akhir 2025.

Di luar itu, HP dipakai untuk berkirim pesan, mengikuti kelas online, memesan transportasi, hingga melakukan pembayaran. Kebiasaan ini menjadikan ponsel sebagai kebutuhan pokok baru yang sulit dilepaskan dari genggaman.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index