BULETINENERGI.COM — Data terbaru dari perusahaan business intelligence Compas.co.id menunjukkan pertumbuhan penjualan FMCG di Shopee, ShopTokopedia, Lazada, dan Blibli mencapai Rp88,4 triliun sepanjang Januari-Juni 2026. Angka ini mencakup lima kategori utama: kecantikan, makanan dan minuman, kesehatan, perlengkapan ibu dan bayi, serta pembersih rumah tangga.
Kontribusi terbesar datang dari kategori beauty & care yang menembus Rp42,9 triliun. Nilai ini hampir dua kali lipat dibandingkan kategori food & beverage yang berada di posisi kedua dengan raihan Rp20,6 triliun.
Rincian Perolehan Lima Kategori FMCG
Compas.co.id merilis data lengkap performa masing-masing kategori selama semester pertama 2026. Berikut rinciannya:
Kategori healthcare mencatatkan penjualan Rp12,3 triliun, disusul produk mom & baby senilai Rp8 triliun. Posisi buncit ditempati homecare dengan total transaksi Rp4,5 triliun.
Yang menarik, seluruh kategori menunjukkan pertumbuhan beriringan antara nilai dan volume penjualan. Artinya, kenaikan omzet tidak hanya disumbang faktor kenaikan harga, melainkan juga peningkatan jumlah unit yang terjual.
Mengapa Pertumbuhan Nilai dan Volume Sama Pentingnya
CEO Compas.co.id, Hanindia Narendrata, menegaskan sinyal positif dari pola pertumbuhan ini. "Di semua kategori, baik nilai maupun volume penjualan tumbuh bersamaan," kata Hanindia dalam siaran persnya pada 21 Agustus 2026.
"Pertumbuhan dalam kedua aspek ini merefleksikan fondasi yang jauh lebih kuat dan berkelanjutan dibanding pertumbuhan yang hanya ditopang salah satu faktor saja," ujarnya.
Bagi penjual, kondisi ini berarti permintaan pasar e-commerce sedang sehat. Strategi menaikkan harga tidak lagi menjadi satu-satunya jalan untuk menaikkan pendapatan karena basis pembeli aktif terus bertambah.
Strategi yang Bisa Dicontoh Seller Kecantikan
Dominasi beauty & care mengindikasikan persaingan di kategori ini paling ketat. UMKM yang bermain di segmen skincare, kosmetik, atau perawatan tubuh perlu fokus pada diferensiasi produk dan konsistensi stok.
Data Compas.co.id ini juga menjadi acuan bagi penjual food & beverage yang menempati posisi kedua. Meski nilai transaksinya lebih rendah dari beauty, volume penjualan yang besar di kategori ini membuka peluang untuk strategi bundling atau paket hemat.
Lima platform yang menjadi lokasi riset—Shopee, ShopTokopedia, Lazada, dan Blibli—masih menjadi medan pertempuran utama. Penjual disarankan memantau kanal mana yang memberi kontribusi margin terbaik, bukan sekadar melihat total pesanan masuk.
Dengan tren yang tumbuh di semua lini, momen semester kedua 2026 menjadi ajang para pelaku usaha untuk menggenjot penjualan. Perencanaan stok dan anggaran iklan perlu disiapkan jauh-jauh hari agar momen belanja akhir tahun tidak terlewat.