BULETINENERGI.COM — Rumah lelang Heritage Auctions yang berbasis di Dallas, Amerika Serikat, melego artefak bersejarah tersebut. Bola Adidas Azteca ini menjadi saksi bisu kemenangan Argentina 2-1 atas Inggris pada babak perempat final Piala Dunia 1986.
Dalam laga itu, Maradona mencetak dua gol yang masuk dalam kategori paling dikenang dalam sejarah sepak bola. Gol pertama tercipta secara kontroversial karena ia mendorong bola dengan tangan kiri melewati kiper Inggris, Peter Shilton. Wasit tetap mengesahkannya, dan gol itu kemudian dikenal sebagai 'Tangan Tuhan'.
Gol yang Mengubah Laga dalam Empat Menit
Empat menit berselang, Maradona menciptakan gol kedua yang tak kalah sensasional. Ia menggiring bola dari wilayah pertahanan sendiri, melewati lima pemain Inggris, sebelum mencetak gol yang dijuluki 'Gol Abad Ini'. Dua momen itu memastikan Argentina melaju ke semifinal turnamen.
Sebelumnya, bola yang sama sempat dilelang di London pada 2022. Saat itu, tawaran tertingginya mencapai £2 juta atau sekitar Rp48,3 miliar, tetapi gagal memenuhi harga dasar sehingga tidak jadi terjual.
Jejak Wasit Tunisia Selama 36 Tahun
Ali Bin Nasser, wasit asal Tunisia yang memimpin pertandingan kontroversial tersebut, menyimpan bola ini selama 36 tahun. Ia menjadi pihak yang memperkenalkan artefak tersebut ke publik sebelum akhirnya masuk ke meja lelang.
Menariknya, jersey yang dikenakan Maradona di laga yang sama juga pernah dilelang melalui Sotheby's pada 2022. Kaus tersebut terjual hampir US$9,3 juta atau setara Rp164,7 miliar, menjadikannya salah satu memorabilia olahraga termahal yang pernah dijual.
Nilai Historis vs Realitas Pasar Kolektor
Selisih antara harga jual akhir dan estimasi awal menunjukkan dinamika pasar barang memorabilia. Meski nilai historisnya tak terbantahkan, minat kolektor terhadap benda terkait momen kontroversial ternyata berbeda dibandingkan dengan jersey yang dikenakan langsung oleh sang pemain.
Pelelangan ini menegaskan bahwa barang-barang peninggalan Maradona tetap menjadi primadona di kalangan penggemar sepak bola. Namun, angka final yang diraih bola 'Tangan Tuhan' kali ini masih di bawah rekor penjualan jersey legendarisnya.