Pembangunan Jalan PU Diarahkan untuk Perkuat Rantai Pasok

Kamis, 10 September 2026 | 10:58:25 WIB
Kementerian PU mendorong pembangunan jalan dan jembatan untuk memperkuat konektivitas (Foto: NET)

JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menegaskan komitmennya untuk tidak sekadar membangun infrastruktur secara fisik, melainkan menjadikannya sebagai instrumen utama pemerataan ekonomi nasional.

Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan bahwa setiap jaringan jalan dan jembatan yang dibangun harus memiliki dampak langsung terhadap konektivitas koneksi ekonomi masyarakat setempat.

Menurut Dody, konektivitas yang kuat merupakan kunci utama untuk memangkas biaya logistik yang selama ini menjadi tantangan di berbagai daerah.

Ia menekankan bahwa infrastruktur tidak boleh berhenti sebagai bentangan aspal belaka, melainkan harus mampu menghubungkan sentra produksi dengan pasar.

"Prinsip kita jelas, jalan bukan sekadar aspal. Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan harus masuk ke dalam 'pertarungan' ekonomi nyata. Artinya, setiap rupiah yang dialokasikan harus bisa membuka akses pasar, menurunkan biaya logistik, dan menggerakkan komoditas lokal," ujar Dody di Jakarta.

Dody menjelaskan, Kementerian PU kini lebih selektif dan terarah dalam menentukan prioritas pembangunan.

Daerah-daerah dengan potensi pertanian, perkebunan, industri, hingga pariwisata yang selama ini terisolasi akan menjadi fokus utama penanganan konektivitas jalan nasional maupun jalan daerah.

Ia menambahkan bahwa sinergi dengan pemerintah daerah menjadi faktor krusial. Melalui skema Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah, Kementerian PU terus mendorong perbaikan jalan-jalan logistik yang menghubungkan desa ke kota agar rantai pasok pangan dan barang tidak terputus.

Langkah strategis ini diharapkan mampu menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi masyarakat sekitar.

Selain mempercepat mobilitas barang dan jasa, hadirnya jalan yang mantap dinilai dapat memicu tumbuhnya titik-titik ekonomi baru di sepanjang koridor pembangunan.

Sektor UMKM juga menjadi perhatian utama dalam kebijakan ini. Dody menginginkan agar kawasan di sekitar infrastruktur baru, seperti rest area dan koridor jalan utama, memberi ruang bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang dan menjangkau konsumen yang lebih luas.

"Kami ingin memastikan bahwa manfaat pembangunan infrastruktur ini dirasakan langsung di kantong-kantong masyarakat. Jika jalan bagus, hasil tani mudah dijual, harga stabil, dan ekonomi warga terangkat. Di situlah peran nyata Kementerian PU," tegas Dody.

Terkini