Harga Emas Antam hingga UBS Melemah pada Perdagangan 5 September 2026

Sabtu, 05 September 2026 | 20:32:31 WIB
Ilustrasi Emas.

JAKARTA - Harga emas terpantau melemah di pasar domestik pada Sabtu (5/9/2026).

Penurunan harga terjadi pada emas Antam di Logam Mulia, serta emas Galeri 24, Antam, dan UBS yang dijual di Pegadaian.

Laman resmi Logam Mulia mencatat harga emas Antam ukuran 1 gram berada di level Rp2.640.000 per gram pada Sabtu (5/9/2026).

Angka tersebut terkoreksi Rp30.000 dari posisi perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp2.670.000 per gram.

Nilai beli kembali (buyback) emas Antam turut tergerus Rp30.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.523.000 menjadi Rp2.493.000 per gram.

Produk emas batangan Antam dipasarkan dalam berbagai ukuran berat, mulai dari 0,5 gram sampai 1.000 gram atau 1 kilogram.

Adapun rincian harga emas Antam di Logam Mulia mencakup ukuran 0,5 gram seharga Rp1.370.000, 1 gram Rp2.640.000, 5 gram Rp12.975.000, 10 gram Rp25.895.000, 100 gram Rp258.212.000, serta 1.000 gram Rp2.580.600.000.

Sementara itu, harga emas di Pegadaian pada Sabtu (5/9/2026) siang juga terpantau turun untuk cetakan Galeri 24, Antam, dan UBS bila dibandingkan dengan perdagangan pagi hari.

Berdasarkan pembaruan data Pegadaian, emas Galeri 24 ukuran 1 gram dipatok Rp2.587.000 per gram, atau turun Rp29.000 dari harga pagi sebesar Rp2.616.000 per gram.

Emas Antam ukuran 1 gram di Pegadaian melandai menjadi Rp2.680.000 per gram dari sebelumnya Rp2.711.000 per gram, sedangkan emas UBS ukuran 1 gram berada di posisi Rp2.630.000 per gram usai turun Rp29.000.

Perincian harga di Pegadaian untuk Galeri 24 ukuran 0,5 gram dipatok Rp1.357.000, 1 gram Rp2.587.000, 5 gram Rp12.683.000, dan 100 gram Rp251.299.000.

Untuk cetakan Antam di Pegadaian, ukuran 0,5 gram dibanderol Rp1.391.000, 1 gram Rp2.680.000, serta 10 gram Rp26.284.000. Sedangkan cetakan UBS ukuran 0,5 gram dijual Rp1.422.000, 1 gram Rp2.630.000, dan 10 gram Rp25.658.000.

Di pasar internasional, harga emas terkoreksi lebih dari 2 persen pada penutupan perdagangan Jumat (4/9/2026) waktu setempat usai rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang melampaui estimasi pasar.

Kondisi tersebut memicu spekulasi bahwa Federal Reserve berpotensi menaikkan suku bunga acuan pada September 2026 sehingga mengurangi minat pasar terhadap emas.

Di pasar spot, harga emas merosot 2,2 persen ke level 4.376,04 dollar AS per troy ounce, sedangkan kontrak berjangka emas AS pengiriman Desember turun 2,4 persen ke posisi 4.428,80 dollar AS per ounce.

“Emas terpukul cukup parah setelah angka utama yang sangat kuat dan laporan secara keseluruhan yang solid membuat kenaikan suku bunga pada September jauh lebih mungkin terjadi, kecuali kami mendapatkan laporan CPI yang lemah,” kata analis independen Tai Wong.

Analis Pasar Bybit Han Tan menambahkan bahwa data ketenagakerjaan terbaru membuka ruang bagi The Fed untuk melanjutkan tren kenaikan suku bunga.

“Dengan mandat menjaga stabilitas harga yang menjadi perhatian utama para pembuat kebijakan, data CPI AS pekan depan masih dapat memicu pergerakan yang lebih besar pada logam mulia,” tambah Han.

Terkini