Nongkrong di Mojokerto: dari Kafe Retro sampai Kaki Gunung Penanggungan

Rabu, 02 September 2026 | 15:01:00 WIB

BULETINENERGI.COM

Bukan Cuma Kota Sejarah

Mojokerto selama ini identik dengan sisa kejayaan Majapahit. Padahal, daerah yang butuh sekitar 1,5 jam perjalanan dari Surabaya ini punya scene kopi dan kuliner yang layak dimasukkan dalam radar weekend escape kamu. Kabar baiknya, tempat nongkrong di sini tersebar dari pusat kota hingga area pegunungan Trawas yang udaranya masih sejuk.

Yang menarik, karakter tiap tempat cukup berbeda. Kalau kamu tipikal yang butuh WiFi kencang dan spot foto estetik, kafe kekinian di pusat kota bisa jadi pilihan. Tapi kalau yang kamu cari adalah ketenangan dan pemandangan alam, area Trawas atau kaki Gunung Penanggungan jawabannya.

Jejeran Kafe Kekinian di Pusat Kota

Mulai dari yang bergaya retro, White Modjo Kitchen and Coffee di Jalan Jaya Negara No. 175A, Kecamatan Puri, mengajak kamu bernostalgia ke era 90-an lewat interiornya. Tempat ini buka setiap hari pukul 10.00–22.00 WIB dan menyediakan menu berat seperti beef lover pizza hingga camilan cireng cabai garam.

Masih di area kota, Lupa Waktu punya dua cabang di Surodinawan dan Kranggan. Sesuai namanya, tempat ini memang dirancang bikin pengunjung betah. Dengan harga menu mulai Rp8 ribu sampai Rp20 ribu, kamu bisa mencoba minuman andalan seperti kopi tenang, choco mint, atau dolce latte. Untuk makanan, ada dimsum dan nasi ayam teriyaki yang ramah di kantong. Buka setiap hari pukul 09.00–22.00 WIB.

Penggemar espresso based wajib mampir ke Budaya Kopi di Jalan Pekayon No. 3, Kranggan. Kafe bergaya industrial ini punya signature drink bernama whishper, perpaduan espresso, soda, dan sirup stroberi. Buat yang lapar, pasta bolognese dan aglio olio jadi andalan di sini.

Hirup Udara Segar di Trawas dan Kaki Gunung

Kalau kamu butuh jeda dari hiruk-pikuk kota, naiklah ke Trawas. Alas Trawas di Jalan Trawas–Mojosari No. 60 menyuguhkan pengalaman ngopi di tengah hutan pinus buatan yang rapi. Tempat ini hanya buka Selasa–Minggu pukul 08.00–21.00 WIB dan tutup tiap Senin—jadi rencanakan kunjunganmu dengan baik. Menu minumannya beragam, dari vietnam drip hingga sakura matcha, plus hidangan Nusantara seperti nasi krengsengan dan bakso.

Pilihan lain untuk suasana berbeda adalah Bustan Allaca, sebuah kafe secret garden dengan konsep earthy yang berdiri sejak awal 2021. Di sini, aroma tanaman dan koleksi buku bacaan menemani ngopimu. Untuk dessert atau camilan, kamu bisa mencoba tahu walik atau donat. Sayangnya, detail alamat lengkap dan jam operasional Bustan Allaca belum tertera di bahan, jadi pastikan kamu cek media sosial mereka sebelum berangkat.

Alternatif Nongkrong Santai Tanpa Bujet Besar

Nongkrong di Mojokerto nggak selalu harus di kafe ber-AC. Untuk suasana yang lebih sederhana dan alami, Gubuk Weringin menawarkan pengalaman duduk di tengah persawahan dengan latar Gunung Penanggungan. Ini pilihan tepat kalau kamu ingin melepas penat sambil menikmati angin sore.

Pilihan paling ekonomis dan fleksibel tentu saja Alun-alun Mojokerto. Ruang terbuka ini punya area bermain, spot foto, dan miniatur candi khas Majapahit. Kamu bisa bebas datang kapan pun—pagi untuk olahraga atau malam untuk sekadar duduk-duduk sambil jajan di sekitar alun-alun.

Jadi, mau mulai dari kafe retro yang estetik atau langsung gas ke Trawas untuk mencari udara dingin? Semua pilihan ada di Mojokerto, tinggal sesuaikan dengan mood dan bujet liburanmu.

Terkini