BULETINENERGI.COM — Serangan terjadi sekitar pukul 16.24 waktu setempat di Seventh Avenue, dekat persimpangan West 41st Street. Komisaris NYPD Jessica Tisch mengatakan penikaman pertama menyasar seorang pria 68 tahun yang baru keluar dari stasiun subway sambil berdiri bersama istrinya menunggu menyeberang.
Pria itu dilarikan ke Bellevue Hospital dan kini dalam kondisi stabil.
Pelaku Mengeluarkan Dua Pisau dari Tas Merah
Saksi di tempat memberi tahu penyidik bahwa Cisneros mengeluarkan dua pisau dari tas merah milik Target sebelum mendekati korban pertama. Ia mengayunkan pisau sebelum menusuk pria itu di sisi kanan perut.
Tisch menjelaskan kepada wartawan:
"A witness at the scene told investigators that he observed the subject remove two knives from a red Target bag before approaching the first victim."
Pelaku kemudian melanjutkan perjalanan menuju 42nd Street dan menusuk korban kedua, Erin Piacenti (32). Piacenti, karyawati Bank of America, meninggal setelah dilarikan ke rumah sakit.
Upaya Polisi dan Penembakan
Setelah penikaman kedua, polisi mencoba berbicara dengan Cisneros selama empat menit di Seventh Avenue. Ia menolak menjatuhkan senjata dan mengancam petugas.
"During the encounter she told the officers 'I'm not dropping anything, I'd rather kill both of you'. She repeated 'I will kill you'," kata Tisch.
Petugas menggunakan Taser, namun tidak efektif menghentikan Cisneros yang terus bergerak mendekat. Polisi kemudian melepaskan tembakan. Cisneros dilarikan ke Bellevue Hospital dan dinyatakan tewas di sana.
Riwayat Kontak Pelaku dengan Polisi
Cisneros, warga Queens, tidak pernah ditangkap sebelumnya. Namun menurut Tisch, ia memiliki riwayat kesehatan mental yang terdokumentasi oleh NYPD, dengan satu insiden pada 2018 dan satu pada 2019.
Kesaksian Turis dan Duka Bank of America
Seorang turis asal Boston, Melinda Puzon, mendengar suara tembakan dari dekat lokasi kejadian. "It's very shocking," katanya kepada CBS News, mitra peliputan BBC.
Bank of America mengeluarkan pernyataan resmi setelah mengenali korban meninggal sebagai staf mereka.
"We are shocked and deeply saddened by the tragic loss of our colleague. She was a valued teammate who will be greatly missed. Our hearts go out to her family and all of her loved ones," demikian bunyi pernyataan perusahaan kepada Reuters.
NYPD menyebut penikaman ganda ini terjadi dalam rentang sekitar 20 detik antara korban pertama dan kedua. Pihak berwenang masih menyelidiki motif di balik serangan, namun bukti awal menunjukkan aksi tersebut bersifat acak tanpa provokasi.