3.220 Calon PPIH Nakes Ikut Ujian CAT Serentak di 34 Lokasi BKN

Selasa, 01 September 2026 | 20:42:01 WIB
Petugas haji 2026 melepas jemaah haji Indonesia dari Makkah ke Madinah pada Minggu (7/6/2026) [FOTO: NET].

JAKARTA - Sebanyak 3.220 calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dari unsur Tenaga Kesehatan (Nakes) telah melakoni ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT) secara serempak di 34 titik lokasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) se-Indonesia pada Senin (31/8/2026).

Kasubdit Penyiapan, Pemetaan, dan Rekrutmen Petugas Haji, Ihsan Faisal menyatakan, tahapan ini merupakan bagian dari skema empat tahap seleksi ketat untuk menjaring petugas haji yang profesional dan amanah.

"Petugas haji adalah ujung tombak pelayanan ke jemaah. Sesuai arahan pimpinan, proses rekrutmen harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan profesional sejak tahap awal untuk memastikan petugas yang dihasilkan betul-betul siap melayani," ujar Ihsan dalam keterangan pers, Selasa (1/10/2026).

Fase pertama tersebut diresmikan lewat verifikasi administrasi dan dokumen, kemudian disusul ujian CAT berbasis komputer.

Peserta yang berhasil lolos ujian CAT bakal melaju ke tahap ketiga, yakni evaluasi hasil pemeriksaan kesehatan menyeluruh (Medical Check-Up/MCU).

"Sesuai timeline, hasil ujian CAT diumumkan 1 September. Setelah itu peserta melanjutkannya ke proses MCU pada 3 hingga 8 September," ucap Ihsan.

Capaian hasil MCU tersebut nantinya diverifikasi serta divalidasi kembali untuk menetapkan calon peserta yang berhak melenggang ke agenda diklat.

Selanjutnya, fase akhir rekrutmen adalah Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) PPIH yang digembleng secara intensif selama 30 hari penuh.

Pelatihan sebulan ini dirancang guna mematangkan kesiapan fisik, mental, serta tata kelola pelayanan para calon petugas sebelum diterbangkan menuju Tanah Suci.

"Proses penyaringan yang panjang dan ketat ini bertujuan untuk memenuhi formasi ideal di setiap kelompok terbang (kloter)," tutur Ihsan.

Merujuk pada regulasi teranyar, tiap satu kloter akan didampingi oleh empat orang petugas atau PPIH yang berperan sebagai garda terdepan pelayanan jemaah.

"Untuk petugas kesehatan di kloter ada dua orang, biasanya terdiri dari satu dokter dan satu perawat. Ditambah lagi petugas non-kesehatan, yakni ketua kloter dan pembimbing ibadah. Jadi total ada empat orang petugas dalam satu kloter," kata Ihsan.

Rangkaian alur seleksi ini diharapkan mampu mencetak tenaga lapangan yang tangguh dan responsif lantaran petugas haji merupakan ujung tombak pelayanan bagi para jemaah.

Terkini

Cara Membuat Telur Kecap Manis Gurih yang Mudah untuk Pemula

Selasa, 01 September 2026 | 00:44:02 WIB

Cara Membuat Capcay Sayur Sederhana yang Gurih dan Praktis

Selasa, 01 September 2026 | 00:39:01 WIB

Cara Membuat Tumis Kangkung Sederhana yang Gurih dan Cepat

Selasa, 01 September 2026 | 00:31:01 WIB

Cara Membuat Pancake Pisang Teflon Sederhana Tanpa Alat Khusus

Selasa, 01 September 2026 | 00:23:01 WIB