Cegah Kabut Asap Lintas Negara, KLH Pastikan Penanganan Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:57:38 WIB
Petugas Manggala Agni Daops Bukit Tempurung memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lahan gambut Desa Pandan Sejahtera, Tanjung Jabung Timur, Jambi [FOTO: NET].

JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menegaskan bahwasanya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Kalimantan dan Sumatera tetap dijalankan secara masif demi mencegah terjadinya kabut asap lintas batas negara.

Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup KLH/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Rizal Irawan melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin, menerangkan bahwa upaya penanggulangan karhutla dieksekusi secara masif melingkupi operasi darat maupun udara.

"Sampai saat ini, beberapa saudara kami di wilayah Kalimantan dan Sumatera dalam kondisi menghadapi kebakaran hutan dan lahan, serta penurunan kualitas udara. Operasi udara melibatkan puluhan helikopter dan pesawat yang dikerahkan untuk water bombing dan modifikasi cuaca, sedangkan operasi darat didukung ribuan personel gabungan yang siaga 24 jam di titik-titik rawan," ujar Rizal Irawan.

Di samping tindakan pemadaman di dalam negeri, langkah penanganan juga menjangkau tataran regional kawasan untuk membendung ancaman krisis asap lintas negara.

"Langkah kami juga menjangkau level kawasan. Hasil dari ministerial meeting dan technical working group terkait transboundary haze pollution di Bali pada bulan Juli lalu, bersama negara-negara tetangga, kami memantau arah angin dan trayektori asap untuk mencegah krisis transboundary haze atau polusi asap lintas batas secara ilmiah dan transparan berdasarkan peta BMKG," tambah Rizal.

Upaya terintegrasi tersebut membuktikan ikhtiar pemerintah guna tidak hanya memberantas karhutla pada cakupan lokal, melainkan pula memelihara stabilitas mutu udara secara regional.

Melalui kemitraan antara aksi di lapangan dan pemantauan batas wilayah, potensi timbulnya krisis asap diharapkan sanggup diredam seawal mungkin demi melindungi kesehatan warga serta kelestarian alam lingkungan.

Terkini