PTDI Bidik Pasar Pesawat 19 Penumpang di Ulang Tahun ke-50

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:04:36 WIB
Replika pesawat CN235 di Paviliun Indonesia [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Dirgantara Indonesia (PTDI) yang menginjak usia ke-50 tahun pada 2026 optimistis dapat merebut ceruk pasar industri penerbangan global untuk kelas pesawat baling-baling (propeller) 19 penumpang melalui pesawat N219.

Direktur Utama PTDI Gita Amperiawan saat ditemui di sela puncak perayaan HUT ke-50 PTDI di Kompleks PTDI Bandung, Sabtu, menyebutkan bahwa segmen ini sangat potensial karena minimnya persaingan kompetitor.

Optimisme tersebut didorong oleh rekam jejak panjang PTDI di kelas 19 penumpang, serta posisi Indonesia sebagai salah satu pasar penerbangan perintis terbesar di dunia.

Gita menerangkan, nilai tambah pesawat N219 ada pada rancangan serta produksinya yang murni hasil karya anak bangsa tanpa ketergantungan lisensi asing layaknya seri-seri pendahulunya.

"Kalau selama ini kita mengenal CN itu di depannya kan ada C ya, ada CASA. Kalau ini N jadi itu betul-betul 100 persen karya anak bangsa, dan itu tertinggi dari lokal kontennya dan TKDN-nya itu hampir 45 persen," ucap Gita Amperiawan.

Gita memaparkan, rangkaian peringatan setengah abad PTDI yang telah dimulai sejak hari jadinya pada 23 Agustus 2026 diisi dengan berbagai kegiatan. Mulai dari upacara, pemecahan rekor MURI terbang cilik, hingga Simposium Nasional bersama Bappenas (24/8) yang merumuskan penguatan ekosistem penerbangan nasional. 

Agenda ini dirancang untuk menegaskan peran strategis industri kedirgantaraan sebagai solusi utama konektivitas di wilayah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T).

Sebagai pijakan keberlanjutan industri, PTDI turut meresmikan fasilitas Training Center bersama Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia pada Sabtu ini, yang bertujuan mencetak serta menguji kompetensi SDM kedirgantaraan bersertifikat.

Masih pada hari Sabtu yang sama, PTDI menyelenggarakan kegiatan Runtainment atau lari santai di kawasan fasilitas produksi kompleks PTDI. Rute lari sengaja dibuat melintasi deretan pameran (display) produk pesawat buatan PTDI agar masyarakat dapat melihat industri aviasi nasional secara lebih dekat dari dalam.

Gita menggarisbawahi bahwa peningkatan kapabilitas teknis dan kolaborasi ekosistem ini diproyeksikan untuk menunjukkan daya saing bangsa di ranah internasional sekaligus menggerakkan pertumbuhan ekonomi nasional.

"Harapannya adalah sebetulnya kami ingin menunjukkan kepada bangsa kami bahwa kami mampu. Ya, bahwa kami punya industri yang high-tech, industri yang perjalanannya sangat panjang PT DI ini dan insyaallah PT DI dengan semua ekosistem kedirgantaraan nasional kami siap memberikan solusi bagi bangsa ini," tutur Gita.

Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh pemerintah yang gencar mendorong regulasi serta membuka peluang lebar agar sektor kedirgantaraan Indonesia semakin eksis dan diperhitungkan di tingkat dunia.

Terkini

3 Zodiak yang Diprediksi Beruntung 30 Agustus, Ada Leo

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 22:17:02 WIB

Cara Membuat Sop Kentang, Menu Rumahan yang Praktis

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 22:11:01 WIB

Resep Sayur Lodeh Terong dan Kacang yang Gurih dan Nikmat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 22:06:01 WIB

Cara Membuat Mi Ayam Jamur Rumahan yang Gurih dan Lezat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 22:01:02 WIB

Deretan Alasan Mengapa Kucing Liar Sering Datang ke Rumah

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 21:56:02 WIB