Gelaran Apple Event Surprise and Shine 10 September Rilis iPhone Lipat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:14:01 WIB
Apple Event September 2026.

JAKARTA — Apple secara resmi mengumumkan gelaran acara akbar berikutnya yang mengusung tema "Surprise and Shine". Agenda tersebut bakal dihelat pada Rabu, 9 September 2026 pukul 10.00 waktu Pacific Time bertempat di Apple Park, Cupertino, Amerika Serikat.

Untuk para pencinta produk Apple di Indonesia, gelaran Apple Event September 2026 ini dapat disaksikan pada Kamis, 10 September 2026 mulai pukul 00.00 WIB. Pihak penyelenggara juga menyediakan tayangan siaran secara daring.

Hingga kini belum ada kepastian resmi mengenai lini produk apa saja yang bakal dipamerkan. Kendati demikian, sorotan utama publik tertuju kuat pada kemunculan iPhone lipat perdana buatan Apple, yang selama ini ramai diisukan sebagai iPhone Fold atau iPhone Ultra.

Apabila benar-benar diperkenalkan, gawai anyar ini akan menjadi gebrakan rancangan besar bagi desain iPhone sekaligus menyejajarkan posisi Apple untuk bertarung langsung dengan persaingan Samsung Galaxy Z Fold serta kompetitor lainnya.

Pihak Apple memang belum mengomandoi konfirmasi resmi soal eksistensi iPhone lipat. Meski demikian, deretan laporan mengindikasikan bahwa gawai tersebut telah mendekati tahap rilis dan berpeluang diperkenalkan mendampingi jajaran seri iPhone 18 Pro.

Sejumlah bocoran menyebutkan Apple menetapkan pilihan pada konsep book-style, sehingga bodi perangkat dapat dibuka layaknya sebuah buku. Rancangan ini menyerupai Galaxy Z Fold, dengan menyematkan layar berukuran kecil di area luar serta layar ekstra luas ketika dibentangkan.

Menurut kabar MacRumors, iPhone lipat ini diprediksi membawa layar bagian luar berukuran 5,5 inci serta layar utama sebesar 7,8 inci dengan rasio 4:3. Apple juga diisukan tengah berupaya keras menekan lipatan crease pada panel layar agar tampak seminimal mungkin.

Gawai canggih ini diperkirakan bakal ditenagai prosesor A20 berfabrikasi 2 nm serta sokongan RAM 12 GB. Mengenai sistem keamanan biometrik, Apple dikabarkan lebih memilih teknologi Touch ID pada tombol samping alih-alih meletakkan Face ID guna menjaga profil bodi tetap tipis.

Ketebalan fisiknya disebut-sebut hanya berkisar 4,5 mm saat dibentangkan, sementara bodi belakang diperkirakan membawa konfigurasi dua kamera.

Banderol harganya dipastikan tidak murah. Sejumlah rumor menempatkan angka kisaran iPhone lipat ini di angka USD 2.000 hingga USD 2.500, yang berpotensi memecahkan rekor sebagai seri iPhone termahal yang pernah dipasarkan Apple.

Mengenai julukan resminya masih memicu teka-teki. Penggunaan penamaan iPhone Fold maupun iPhone Ultra hingga detik ini belum pernah diamini oleh pihak Apple.

Di samping memamerkan iPhone lipat, Apple diprediksi turut memperkenalkan iPhone 18 Pro serta iPhone 18 Pro Max.

Kedua perangkat kasta teratas ini disinyalir dipersenjatai chip A20 Pro yang dirancang memakai proses fabrikasi 2 nm. Pembaruan juga diarahkan untuk memoles sektor kamera, efisiensi konsumsi daya, serta area Dynamic Island yang dibuat lebih ringkas.

Unit iPhone 18 Pro disebut akan memboyong layar sekitar 6,3 inci, sedangkan seri iPhone 18 Pro Max tetap mempertahankan ukuran layar lapang mencapai 6,9 inci.

Satu di antara pembaruan kamera yang paling menyedot perhatian yakni potensi hadirnya fitur variable aperture pada lensa utama. Sentuhan teknologi ini memungkinkan bukaan lensa beradaptasi secara fleksibel demi mengontrol masuknya cahaya serta kedalaman ruang.

Di sisi lain, seri iPhone 18 Pro Max dirumorkan mengusung rancangan bodi sedikit lebih tebal guna menampung kapasitas daya baterai yang lebih jumbo.

Uniknya, varian iPhone 18 versi standar justru diprediksi absen dari panggung peluncuran September. Apple disebut-sebut mengubah ritme siklus rilis dan baru akan meluncurkan iPhone 18 reguler bersama iPhone 18e serta generasi iPhone Air berikutnya pada 2027.

Momentum Apple Event September sejatinya tidak cuma diperuntukkan bagi lini ponsel iPhone. Perusahaan raksasa ini lazimnya turut memanfaatkan panggung yang sama untuk meluncurkan generasi terbaru Apple Watch.

Pada gelaran tahun ini, rumoran hangat mengarah pada kemunculan Apple Watch Series 12 serta Apple Watch Ultra 4. Pembaruan yang dibawa mencakup chip teranyar, peningkatan fitur pemantau kesehatan dan olahraga, hingga integrasi mendalam bersama Siri AI di sistem watchOS 27.

Sebelumnya, Apple telah memamerkan inovasi Siri AI berbasis Apple Intelligence pada ajang WWDC 2026 berbarengan dengan sistem operasi iOS 27, iPadOS 27, macOS 27, watchOS 27, visionOS 27, serta tvOS 27.

Oleh karena itu, momen pergelaran September ini besar kemungkinan dimanfaatkan Apple untuk mengumumkan jadwal rilis resmi jajaran sistem operasi tersebut.

Kini fokus pertanyaan terbesar tentu bermuara pada makna tajuk "Surprise and Shine". Apakah kejutan yang disiapkan Apple benar-benar wujud dari iPhone lipat perdananya?

Terkini