Penanganan Gempa NTT: Prabowo Salurkan Rp200 Miliar untuk Pemda

Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:45:32 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan kemasyarakatan sebesar Rp200 miliar [FOTO: NET].

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto menyerahkan bantuan kemasyarakatan senilai Rp200 miliar untuk menyokong penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyaluran dana tersebut dialokasikan mencakup Rp40 miliar bagi Pemerintah Provinsi NTT serta masing-masing Rp20 miliar untuk delapan kabupaten terdampak yang berada di Pulau Flores.

Delapan wilayah yang memperoleh kucuran dana masing-masing Rp20 miliar tersebut meliputi Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ende, Ngada, Nagekeo, Sikka, serta Flores Timur. Pemerintah menginstruksikan agar alokasi dana itu difokuskan secara khusus demi pemenuhan penanggulangan bencana.

Kepala BNPB Letnan Jenderal Suharyanto menjamin bahwasanya seluruh dana bantuan untuk kabupaten terdampak telah mengalir ke pemerintah daerah. Ia menyampaikan dana tersebut telah diserahkan kepada para bupati guna dimanfaatkan sepanjang penanganan bencana.

“Sudah sampai, kami juga sudah sampaikan ke Bupati, bantuan itu tidak boleh digunakan hal yang lain kecuali untuk menangani bencana,” ujar Suharyanto.

Menurut pemaparan Suharyanto, gelontoran bantuan tersebut meringankan langkah pemerintah daerah dalam mencukupi kebutuhan penanggulangan bencana.

"Untung Pak Presiden memberikan bantuan 20 miliar itu, sehingga itu sangat membantu pada pemerintah daerah,” ujar Suharyanto.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan bahwa penguatan anggaran tersebut makin mengokohkan daya dukung pemerintah daerah dalam mendampingi warga terdampak, tak terkecuali bagi para pengungsi.

“Terima kasih Bapak Presiden sudah mendapatkan bantuan. Semua kabupaten di Pulau Flores ini mendapatkan Rp20 miliar dan provinsi Rp40 miliar, itu sangat membantu kami untuk menggerakkan lebih maksimal lagi biar bisa bantu pengungsi,” ujar Melkiades.

Presiden Prabowo menyerukan pula agar jajaran pemerintah daerah memantapkan kesiapsiagaan logistik dalam merespons situasi darurat. Ia memandang pihak provinsi maupun kabupaten idealnya mengantongi cadangan bahan pangan yang siap digunakan tatkala musibah datang.

“Berarti kami bantu tiap provinsi biar gubernur mempunyai gudang dan persiapan makanan sama juga dengan bupati. Seharusnya sebetulnya juga memang demikian. Para bupati, gubernur harusnya juga sudah punya lumbung-lumbung cadangan, tapi ya sudah kalau mereka mungkin belum berinisiatif kami lakukan,” ujar Prabowo.

Presiden Prabowo menegaskan arahan tersebut sewaktu memimpin agenda rapat koordinasi penanganan gempa di Posko Penanganan Gempa Bumi, Batalyon Yonif TP 834/WM, Kabupaten Nagekeo, NTT, Rabu (26/8/2026). Di samping penyerahan bantuan tunai, pemerintah pusat bakal mendorong pembangunan fasilitas gudang serta ketersediaan stok pangan di tingkat provinsi maupun kabupaten sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana.

Terkini