Langkah Cek Aplikasi Tersembunyi di iPhone iOS 18

Rabu, 26 Agustus 2026 | 01:32:02 WIB
Cara Cek Aplikasi Tersembunyi di iPhone.

JAKARTA – Pernahkah Anda merasa sebuah program aplikasi telah terpasang di iPhone, namun tak dapat menemukannya di layar utama (Home Screen) meski sudah dicari melalui kolom Search? Sejak peluncuran iOS 18, Apple menghadirkan fitur privasi yang jauh lebih ketat, memungkinkan pengguna untuk benar-benar menyembunyikan aplikasi di balik perlindungan keamanan biometrik.

Fitur baru ini amat berbeda dengan sekadar menghapus ikon dari layar utama. Berkat adanya fitur "Hide and Require Face ID", aplikasi tidak bakal muncul di App Library secara terbuka serta tak dapat ditemukan melalui fitur pencarian Spotlight. Bagi Anda yang hendak mengelola privasi atau sekadar merapikan tampilan ponsel, memahami cara mengecek aplikasi tersembunyi ini sangatlah penting.

Sebelum masuk ke langkah pengecekan, penting untuk membedakan bagaimana sebuah aplikasi bisa "menghilang" dari pandangan visual:

Dihapus dari Home Screen: Aplikasi sebenarnya hanya dipindahkan ke App Library. Anda masih dapat menemukannya dengan menggeser layar ke ujung paling kanan atau mencarinya lewat kolom Search.

Disembunyikan (Hidden Apps): Fitur anyar iOS 18 yang memindahkan aplikasi ke dalam folder khusus yang terkunci. Aplikasi ini bakal hilang dari Home Screen, App Library reguler, serta hasil pencarian Search.

Berdasarkan panduan resmi dari Apple, terdapat dua jalur utama yang dapat Anda gunakan untuk melihat daftar aplikasi yang sedang disembunyikan:

Melalui Menu Pengaturan (Settings)

Ini merupakan langkah paling langsung dan transparan untuk melihat daftar lengkap aplikasi yang berstatus "Hidden".

Buka aplikasi Pengaturan (Settings) pada iPhone Anda.

Usap layar ke bawah lalu pilih opsi menu App.

Cari dan tekan opsi App Tersembunyi (Hidden Apps).

Sistem secara otomatis akan meminta verifikasi menggunakan Face ID, Touch ID, atau kode sandi.

Setelah berhasil terverifikasi, daftar aplikasi yang disembunyikan akan tampil secara menyeluruh.

Melalui Perpustakaan App (App Library)

Anda juga bisa memeriksanya secara visual lewat folder khusus di bagian paling bawah halaman aplikasi.

Usap layar Home Screen ke arah kiri secara terus-menerus sampai masuk ke Perpustakaan App (App Library).

Gulir layar hingga menuju bagian paling bawah.

Anda bakal menemukan folder bernama Tersembunyi (Hidden) dengan ikon berupa mata yang dicoret.

Tekan folder tersebut lalu lakukan autentikasi Face ID/Touch ID.

Seluruh aplikasi yang disembunyikan akan tampil di dalam folder tersebut.

Catatan Penting: Kolom pencarian Search (Spotlight) tidak akan pernah menampilkan aplikasi yang telah disembunyikan menggunakan fitur "Require Face ID". Jadi, apabila aplikasi tak muncul sewaktu dicari, bukan berarti aplikasi tersebut sudah dihapus dari perangkat.

Meski aplikasi tak tampak di layar utama, Apple menjelaskan bahwa nama aplikasi tersebut masih mungkin muncul di beberapa bagian sistem demi kebutuhan manajemen perangkat. Berikut merupakan lokasi di mana "jejak" aplikasi tersembunyi masih dapat ditemukan:

Screen Time (Durasi Layar): Catatan penggunaan waktu layar tetap merekam seluruh aktivitas aplikasi tersebut.

Informasi Baterai: Pada menu Pengaturan Baterai, konsumsi daya oleh aplikasi tersembunyi akan tetap ditampilkan.

Riwayat Pembelian App Store: Catatan aplikasi yang pernah diunduh tetap tersimpan di akun Apple ID Anda. Namun, perlu diingat bahwa riwayat pembelian bukanlah bukti aplikasi masih terpasang, melainkan sekadar riwayat pernah diunduh.

Banyak pengguna sering keliru membedakan antara menyembunyikan aplikasi dengan menyembunyikan riwayat pembelian. Perbedaannya terletak pada fungsi serta tingkat keamanannya. Fitur Hide App di iOS 18 berfungsi melenyapkan ikon dari sistem maupun fitur pencarian dengan pengamanan wajib Face ID/Touch ID, sementara Hide Purchase sebatas menghapus nama aplikasi dari daftar riwayat App Store pada pengaturan tampilan akun semata.

Perlu diketahui pula bahwa tidak semua aplikasi dapat disembunyikan. Apple menegaskan bahwa aplikasi sistem bawaan yang terpasang secara permanen (seperti Settings atau Phone) umumnya tidak bisa dimasukkan ke folder Hidden. Fitur ini diprioritaskan bagi aplikasi pihak ketiga yang diunduh secara terpisah demi meningkatkan privasi pengguna.

Berkat adanya fitur ini, para pemilik iPhone kini memegang kendali lebih besar atas privasi data mereka tanpa perlu menghapus aplikasi yang masih dibutuhkan sewaktu-waktu.

Terkini