Sudah Tua, KRI Ki Hajar Dewantara Bakal Dijual Lewat Lelang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:04:32 WIB
Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait [FOTO: NET].

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto dikabarkan berniat memindahtangankan KRI Ki Hajar Dewantara lantaran armada perang tersebut sudah sangat uzur.

“Pertimbangan utamanya karena KRI Ki Hajar Dewantara merupakan kapal yang sudah berusia tua dan secara teknis dinilai tidak lagi ekonomis apabila dilakukan perbaikan,” ujar Karo Infohan Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, Kamis (20/8/2026).

Walau begitu, Rico menuturkan, usai melewati rangkaian proses demiliterisasi, KRI Ki Hajar Dewantara masih menyimpan nilai ekonomis.

“Sehingga opsi penjualan dipandang dapat memberikan manfaat bagi negara,” ucap dia.

Dalam kaitannya dengan hal tersebut, perwira tinggi bintang satu itu menjelaskan bahwa pemindahtanganan KRI Ki Hajar Dewantara bakal diselenggarakan lewat jalur lelang.

“Bukan penjualan langsung kepada negara tertentu. Jadi, sampai saat ini belum ada negara atau pihak pembeli yang ditetapkan,” pungkas dia.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya mengusulkan agar eks kapal perang latih kepunyaan TNI AL, KRI Ki Hajar Dewantara, dilepas.

Permohonan tersebut dilayangkan melalui Surat Presiden (Surpres) yang dikirimkan menuju DPR, serta dibacakan oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad saat Rapat Paripurna DPR.

"Perlu kami beritahukan bahwa pimpinan dewan telah menerima surat dari Presiden RI, yaitu R-33 tanggal 14 Juli, hal Permohonan Persetujuan DPR RI Terhadap Penjualan Barang Milik Negara berupa 1 unit eks kapal KRI Ki Hajar Dewantara," ujar Dasco, Selasa (18/8/2026).

Terkini